cluster feeding
check it now

Mengenal Kondisi Cluster Feeding pada Bayi

Bunda, apa si kecil seringkali meminta untuk disusui dalam waktu berdekatan? Contohnya baru selang satu jam selesai menyusui, eh si bayi malah minta lagi, bahkan ada juga yang kurang dari satu jam.

Daftar Isi Artikel

Bunda, apa si kecil seringkali meminta untuk disusui dalam waktu berdekatan? Contohnya baru selang satu jam selesai menyusui, eh si bayi malah minta lagi, bahkan ada juga yang kurang dari satu jam. Tenang, hal ini bukan berarti ASI yang dihasilkan oleh Bunda tidak mengenyangkannya, atau bayi mengalami rasa lapar terus-menerus. Tidak kok ya.

Para ahli menyebut peristiwa ini dengan nama cluster feeding, walaupun sebab musababnya belum diketahui pasti para ahli tetap meyakini bahwa ini adalah cara bayi untuk meningkatkan asupan kalori hariannya agar malamnya tidak terbangun karena merasakan lapar.

Lantas, apakah ada tanda-tanda si bayi sedang mengalami cluster feeding? Jawabnya ada, berikut tandanya :

  • Menangis secara terus menerus
  • Bayi terus menerus ingin menyusu dengan memberika tanda ingin mengenggam payudara atau isyarat lainnya
  • Bayi cenderung lebih sering menyusu pada malam hari dibanding pagi ataupun siang hari

Namun, cluster feeding juga cara bayi untuk memberikan rasa tidak nyaman kepada orangtuanya. Maka dari itu, bila kejadian ini berlangsung secara lama hingga berminggu-minggu lamanya, ada baiknya segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter terkait ya Bunda.

Sang Buah Hati juga sudah merangkumi tips-tips yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Silakan simak di bawah ini ya Bunda!

1. Menyiapkan Camilan dan Air Putih

Berikan si kecil camilan yang sesuai rekomendasi para dokter guna mengenyangkannya agar kebutusan asupan bayi terpenuhi. Dan, jangan lupa untuk penuhi juga kebutuhan cairannya dengan memberikan air minum kepadanya secara berkala.

2. Penuhi kebutuhan Asupan Busui

Karena frekuensi si kecil yang meminta susu secara sering, hal ini pasti akan turut berdampak kondisi busui sendiri nih. Karenanya, selain memenuhi asupan bayi, Bunda juga harus memenuhi kebutuhan untuk diri sendiri ya agar kuat untuk melalui tahap cluster feeding tersebut.

3. Lakukan Kegiatan Lain Sambil Menyusui

Agar Bunda tidak bosan saat menyusui bayi terlalu sering, Bunda bisa mensiasatinya dengan melakukan kegiatan lain yang tidak mengganggu proses menyusui. Misalnya dengan membaca buku atau menonton televisi.

4. Tidur di Saat Bayi Tidur

Kondisi bayi yang mengalami cluster feeding pasti juga akan berpengaruh pada waktu jam tidur Bunda nih. Nah, agar jam tidur Bunda tetap tercukupi, Bunda bisa mengakalinya dengan tidur bersama bayi saat bayi tertidur. Hal ini juga dapat meningkatkan antara anak dan Bunda lho.

5. Meminta Bantuan Pasangan

Jika Bunda sudah terlalu lelah menghadapi fase yang terjadi ini, Bunda tidak usah malu untuk meminta bantuan pasangan untuk membantu ya. Yakni dengan cara membantu Bunda dalam memberikan ASI dengan menggunakan botol kepada bayi.

Kalau anak Bunda gimana nih? Apa sedang dalam fase ini juga? Kalau iya, Bunda tetap harus sabar ya, dan jangan lupa untuk selalu penuhi waktu istirahat dan asupan Bunda ya. Semangat Bunda!

Let's share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Bayu Elang Paringga

Bayu Elang Paringga