check it now

Pentingnya Peran Ayah pada Masa Kehamilan

Ketika hamil, ibu mengalami perubahan fisik dan mental yang cukp mengejutkan untuk ditanggung sendiri. Karenanya, inilah pentingnya peran ayah pada masa kehamilan.

Daftar Isi Artikel

Kehamilan adalah anugerah terindah bagi setiap pasangan. Berbagai persiapan pun akan dilakukan calon orang tua guna menyambut kehadiran sang buah hati.

Salah satu tugas penting dan paling utama adalah menjaga kondisi ibu hamil serta memantau kondisi perkembangan janin dalam kandungan agar selalu sehat.

Namun tahukah, sebenarnya tidak hanya calon ibu yang harus melakukan tugas menjaga kondisi janin, namun suami pun memiliki tugas yang sama.

Sebagai suami, pendampingan dan dukungan sebagai calon ayah juga sangat diperlukan. Tidak hanya di masa kehamilan, namun juga di masa persalinan hingga setelah melahirkan.

Masa kehamilan

Pada awal kehamilan, kondisi fisik calon ibu kebanyakan masih dalam tahap penyesuaian. Rasa mual dan tidak enak badan terkadang lebih mendominasi.

Di saat seperti itu, berikan perhatian dan dukungan lebih untuk istri. Jadilah pendengar yang baik atas segala keluh kesahnya. Dampingi dan bimbing istri dalam menghadapi perubahan yang terjadi selama masa kehamilan tersebut.

Di samping itu, suami atau calon ayah juga perlu mengedukasi diri sendiri mengenai kehamilan dan persalinan. Dengan begitu, maka suami akan lebih tahu dan siap menghadapi kejadian-kejadian yang tidak terduga.

Jangan lupa, selalu luangkan waktu untuk menemani istri ke dokter guna memeriksakan perkembangan janin.

Satu hal yang tak kalah penting, meringankan beban istri dengan membantu mengerjakan perkerjaan rumah atau menawarkan istri untuk beristirahat juga perlu.

Yang terpenting, jangan ragu untuk menunjukkan rasa sayang kepada istri dengan memeluknya atau memberikan pijatan saat istri merasa lelah.

Terakhir jangan lupa untuk mencurahkan rasa sayang kepada bayi dalam kandungan dengan mengajaknya bicara atau sekedar mengelus perut istri.

Masa persalinan

Berdasarkan usia kandungan, kelahiran buah hati dapat diprediksi. Namun ada kalanya hari kelahiran datang secara tiba-tiba atau meleset dari tanggal yang telah ditentukan.

Tugas utama calon ayah menjelang tanggal persalinan yaitu selalu siaga dan siap dihubungi kapan saja untuk mendampingi istri dalam proses persalinan.

Selain itu, membantu istri mempersiapkan barang-barang yang dibutuhkan selama masa persalinan dan pemulihan di rumah sakit pun dapat dilakukan.

Pastikan satu tas yang berisi berbagai kebutuhan ibu dan bayi sudah siap sedia untuk dibawa kapan pun.

Tak hanya calon ibu, calon ayah pun wajib mengetahui tentang metode persalinan yang telah disepakati bersama sebelumnya. Dengan mengetahui hal tersebut, nantinya diharapkan calon ayah bisa segera mengambil keputusan saat terjadi perubahan yang tak terduga.

Saat tiba waktu bersalin, selalu dampingi istri agar ia tidak merasa ditinggalkan. Sebagai suami, Anda juga bisa membantu meringankan rasa sakit yang dirasakan istri dengan mengelusnya dan memberikan kata-kata lembut penuh motivasi agar ia berhasil melewati rasa sakitnya.

Pasca melahirkan

Ketika proses persalinan selesai, bukan berarti tugas suami berakhir.

Pasalnya dengan hadirnya seorang bayi, pola hidup pun akan berubah drastis. Demi tugas menyusui dan menjaga bayi, ibu bisa saja kurang tidur dan mengalami kelelahan yang amat sangat.

Karena itu,  penting bayi ayah untuk mencari tahu berbagai informasi dasar mengenai cara mengurus bayi. Di antaranya seperti cara mengganti popok dan pakaian hingga memandikan bayi.

Dengan begitu, ayah bisa bergantian menjaga sang buah hati dan meringankan tugas istri.

Terakhir namun penting untuk digarisbawahi, ayah perlu membantu ib pada proses menyusui.

Sebab, biasanya masing-masing ibu memiliki rintangan sendiri dalam memberikan ASI. Pada masa inilah sosok ayah berperan penting untuk membantu ibu melewati rintangan tersebut agar ASI dapat keluar dengan lancar.

Tak lupa, selalu perhatikan juga kondisi psikis ibu. Karena tak jarang ibu yang baru saja melahirkan mengalami baby blues. Bila kondisi ini terjadi, maka yang dibutuhkan ibu hanyalah perhatian dan dukungan agar dapat segera melewati masa-masa tersebut.

Let's share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Nazri Tsani

Nazri Tsani