Sudahkah Waktu Tidur Si Kecil Tercukupi?

Sudahkah Waktu Tidur Si Kecil Tercukupi?

Para ahli kesehatan sepakat bahwa tidur adalah suatu hal yang paling penting dan krusial untnuk menunjang tumbuh kembang bayi. Dengan tidur yang cukup, daya tahan tubuh bayi akan meningkat sehingga ia pun tak mudah sakit.

Tak hanya itu, ternyata tidur memiliki kaitan erat dengan kemampuan berpikir bayi. Apabila bayi mendapatkan tidur yang cukup maka ia akan merasa segar sehingga mampu merespons setiap rangsangan yang diberikan dengan baik.

Berapa lama bayi harus tidur?

Lama tidur bayi memang bersifat individual karenanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun demikian, orangtua harus memahami dengan baik kecukupan tidur bayi, sebab kurang lebih sebanyak 75 persen hormon pertumbuhan diproduksi saat bayi tidur.

Menurut dr. Elizabeth Yohmi, Sp.A, tidur terbukti memiliki efek yang sangat besar terhadap kesehatan mental, emosi dan fisik, serta sistem imunitas bayi.

“Pada saat tidur terjadi proses anabolik tubuh, di mana terjadi reservasi energi, perbaikan sel-sel tubuh dan pertumbuhan. Konsentrasi adrenalin dan kortisol menurun, maka tubuh akan membentuk hormon pertumbuhan.” jelas dokter Yohmi.

Saat tidur, proses pembaharuan sel juga akan berlangsung cepat bila dibandingkan dengan kondisi terbangun. Hal tersebut ternyata tak hanya berlaku untuk bayi, melainkan juga pada anak yang berusia di atas 5 tahun.

Pada anak usia di atas 5 tahun, kecukupan waktu tidur juga dapat mempengaruhi proses belajar, intelegensia, dan penampilan saat di sekolah atau bermain dengan teman sebayanya.

Lantas bagaimana cara mengetahui apakah si kecil sudah mendapatkan tidur yang cukup atau belum?

Tidur dianggap cukup oleh apabila si kecil memiliki proses tumbuh kembang yang baik. Lain halnya apabila si kecil kurang tidur, ia akan cenderung rewel, cengeng, bahkan sulit diatur. Sebab, kecukupan kualitas dan kuantitas tidur pada malam hari akan membuat ia lebih tenang, aktif, serta bugar saat melakukan aktivitas.

Bayi baru lahir biasanya tidur lebih lama yaitu sekitar 15-18 jam sehari dan bisa terbangun setiap 2-3 jam untuk menyusu. Berbeda dengan bayi usia 4 bulan yang mampu tidur selama 12-15 jam per hari dengan durasi 4-6 jam tanpa terbangun.

Sedangkan untuk batita usia 1-2 tahun disarankan untuk tidur selama 11-14 jam per hari dan untuk balita usia 3-5 tahun disarankan untuk tidur selama 10-13 jam per hari.

Tips memenuhi kebutuhan tidur si kecil

Agar kebutuhan tidur si kecil setiap harinya bisa terpenuhi,  berikut ada beberapa tips yang dapat orangtua lakukan seperti:

  1. Bila si kecil terbangun di malam hari, buatlah suasana kamar/ruangan tetap seperti saat kondisi tidur. Mungkin ia bangun karena ingin menyusu, tetap berikan ASI namun jangan melakukan aktivitas lain yang membuat ia menjadi segar dan tetap terjaga. Ada baiknya jangan menyalakan lampu atau mengajak si kecil mengobrol atau bermain
  2. Bila si kecil terbangun karena popoknya penuh, maka gantilah popok dengan cara perlahan agar ia dapat kembali tidur dengan nyaman
  3. Pada usia lebih dari 6 bulan, saat si kecil terbangun jangan memberinya makan atau minum. Hal tersebut agar ia mengerti bahwa saat ini adalah waktu tidur
  4. Orangtua harus selalu sabar dan terus melatih si kecil agar bisa memenuhi kebutuhan tidurnya. Sebab waktu beradaptasi si kecil untuk tidur mungkin berbeda, bisa lebih lama sampai 1-2 minggu atau bahkan lebih cepat
Yuk berbagi artikel ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Daftar Isi