check it now

Serba Serbi Toilet Training

  • Toilet training atau masa transisi kebiasaan buang air kecil dan buang air besar si kecil dari popok ke kloset bisa mulai dilakukan ketika anak menginjak usia 2 tahun. Sebab di usia tersebut, si kecil sudah bisa duduk tegak, membuka dan memakai celana sendiri, serta paham beberapa instruksi sederhana.
  • Untuk mengajarinya, pertama-tama kenalkan terlebih dulu fungsi dari kloset dengan bahasa yang sederhana. Jelaskan bahwa di tempat inilah kegiatan buang air kecil dan buang air besar seharusnya dilakukan, bukan di popok lagi.
  • Gunakan bantalan toilet training khusus anak-anak untuk menghindari tubuh mungilnya jatuh ke lubang kloset.
  • Tunjukan bagaimana caranya duduk dengan benar di kloset dan bantu si kecil menekan tombol flush usai menggunakan kloset, sehingga kedepannya si kecil paham fungsi dan cara memakainya.
  • Kenali ekspresi wajah si kecil saat akan buang air kecil maupun buang air besar. Jika tiba-tiba si kecil sudah menunjukkan ekspresi tersebut, segera bawa ke kloset.
  • Ajari si kecil untuk selalu mengatakan atau memberi tanda jika ingin buang air kecil atau buang air besar. Dengan demikian, ayah atau bunda dapat segera mengantarkannya ke kloset.
  • Di bawah usia 5 tahun, anak biasanya belum bisa membersihkan diri dengan baik sehabis buang air besar. Karena itu, orangtua wajib membantu dan mengajarinya membersihkannya dengan benar .
  • Setelah buang air kecil ataupun buang air besa,r jangan lupa mengajari anak mencuci tangannya dengan benar .
  • Ketika mulai melakukan toilet training, damping selalu si kecil saat di kloset. Jangan pernah meninggalkannya sendirian, sebab bisa saja si kecil terpeleset ketika berusaha untuk turun sendiri dari kloset.
  • Berusahalah selalu sabar saat menerapkan toilet training. Jangan memarahi si kecil bila mereka masih belum terbiasa menggunakan kloset. Karena segala sesuatu memang selalu ada tahapannya dan tidak mungkin dapat dipelajari secara instan.

Let's share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Redaksi

Redaksi

Media Sang Buah Hati menawarkan perspektif keluarga modern dalam publikasi free magazine dua bulanan dan website. Setiap tahun, SBH juga menyelenggarakan Pemilihan Model Cover dan SBH Berbakat sebagai wadah ekspresi serta bakat anak-anak.