Saat Si Kecil Kembali Bertingkah Seperti Balita

Pernah mengalami kejadian dimana si kecil yang sudah masuk sekolah dasar tapi kemudian mendadak berubah tingkahnya seperti balita? Misalnya, kembali minta digendong, mengisap jempol, bermanja-manja ria dan sebagainya?

Menurut psikolog anak dan keluarga, Priscilla Fabiola, M.Psi, hal ini memang bisa saja dilakukan kembali oleh anak-anak meski usia dan tubuh mereka tak lagi balita.

Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi anak bertingkah layaknya balita, misalnya karena mereka membutuhkan perhatian yang lebih karena merasa sang ibu telah berkurang perhatiannya.

“Bisa juga karena anak merasa dunia yang mereka hadapi kini membuatnya takut, misalnya karena adanya tuntutan yang besar di lingkungan, keluarga atau sosial. Alhasil mereka lebih merasa nyaman pada usia balita,” katanya.

Lebih lanjut Fabiola mengatakan bahwa setiap penyebab tentunya membutuhkan solusi yang berbeda. Nah jika penyebabnya karena rasa takut kehilangan perhatian dari ibu maka dapat diatasi dengan memperbanyak waktu bersama anak.

“Sembari diingatkan juga bahwa jika sudah di usianya tak lagi tepat untuk mengisap jempol, minta digendong dan sebagainya seperti saat usia balita,” sambungnya.

Jika penyebabnya adalah  banyaknya tuntutan maka anak perlu diajarkan untuk memahami dirinya dan kemampuannya agar dapat menyesuaikan tuntutan yang ada dengan kemampuan dirinya. Jika anak mampu mengatasi tuntutan dan tantangan yang ada tentunya anak merasa nyaman, senang, dan percaya diri dalam menjalani usianya saat ini sehingga tidak perlu menunjukkan perilaku seperti balita.

Fabola menambahkan untuk senantiasa memberikan dukungan, pujian, semangat yang sesuai dan tepat untuk setiap usaha anak juga dapat meningkatkan kematangan emosi dan membuatnya menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp