Plus Minus Skincare Kimia

Plus Minus Skincare Kimia

Apakah selama ini Sahabat SBH salah satu penggemar skin care berbahan kimia? Sudah tahukah apa saja plus minus dari skin care jenis tersebut? Nah menurut ahli kulit dari klinik Ermedika BSD-Tangerang Selatan dr. F. Refla Syarif, SpKK, salah satu keunggulan utama skincare berbahan kimia adalah kemampuannya yang dapat secara cepat mengobati berbagai masalah kulit, mulai dari jerawat, flek, dan lainnya.

Skincare kimia juga memiliki masa kadaluarsa yang lebih lama dibanding produk yang berasal dari tumbuhan. Tetapi karena memuat bahan kimia, otomatis harus dihindari oleh ibu hamil dan yang sedang menyusui.

“Berbeda dari skincare alami yang hanya terserap di kulit, skincare kimia bisa terserap secara sistemik oleh tubuh, sehingga ditakutkan dapat mengganggu pertumbuhan janin dalam kandungan. Oleh sebab itu, penggunaan produk kecantikan berbahan kimia biasanya dihentikan semasa hamil dan menyusui atau diganti dengan zat lain yang lebih aman untuk kulit,” paparnya.

Di samping itu, dr. Refla juga mengakui jika skincare kimia mempunyai sifat yang lebih iritatif untuk kulit, sehingga jika tidak cocok atau dosisnya berlebih, mungkin saja menimbulkan iritasi. Meski demikian, selama kandungan bahan kimia dan penggunaannya sesuai dosis, maka skincare kimia ditegaskannya tergolong aman untuk wanita yang tidak sedang hamil maupun menyusui.

“Memang ada beberapa bahan yang tidak aman meski digunakan dalam dosis kecil sekalipun seperti  paraben, yang bisa memicu timbulnya kanker bila diaplikasikan secara terus menerus dalam jangka waktu panjang. Karenanya jika ingin menggunakan skincare kimia, pastikan yang paraben free,” tutupnya.

Yuk berbagi artikel ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Daftar Isi