check it now

Mudik Ditunda, Begini Cara Bijak Mengelola THR

Agar tak cepat habis, yuk lakukan enam cara berikut untuk mengelola uang THR!

Daftar Isi Artikel

Hari raya sudah di depan mata. Itu artinya para pekerja atau pegawai sudah menerima uang THR dari perusahaan atau tempatnya bekerja.

Bila biasanya uang THR digunakan untuk mudik, maka saat mudik harus ditunda kita bisa mengalokasikan THR dengan cara lain yang lebih bijak agar lebih bermanfaat dan tak cepat habis dalam waktu sekejap.

Berikut enam cara yang dapat dilakukan:

1. Berzakat

Berzakat merupakan salah satu kewajiban umat Islam saat bulan Ramadan, tepatnya menjelang Idul Fitri.

Jadi, alangkah lebih baik setelah THR turun langsung tunaikan kewajiban berzakat untuk diri sendiri dan keluarga.

2. Bersedekah

Selain berzakat, uang THR yang didapat juga bisa dialokasikan untuk berbagi atau bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan. Misalnya dengan membelikan sepaket parcel lebaran, makanan atau membagikan pecahan uang kecil kepada anak-anak.

Di samping mendapat banyak pahala, berbagi dan bersedekah juga dapat membuat penerimanya senang, lho.

Ingat ya, sharing is caring.

3. Membeli Kebutuhan Hari Raya

Jangan kalap saat belanja kebutuhan lebaran, baik saat belanja online maupun offline.

Usahakan untuk tidak membeli kebutuhan yang dirasa kurang penting sehingga tak memicu terjadinya implusive buying.

Sebelum belanja, buatlah daftar yang akan dibeli atau skala prioritas. Jangan mudah tergiur dengan potongan harga atau diskon hari raya.

Tetap bijaklah mengeluarkan uang agar dapat mencukupi kebutuhan yang lainnya.

4. Lunasi Hutang

Setelah semua kebutuhan terpenuhi, uang THR juga bisa dialokasikan untuk melunasi hutang. Misalnya membayar tagihan kartu kredit atau yang lainnya supaya tanggungan sedikit berkurang.

Dengan terlunasina hutang yang ada, kita bisa merayakan hari raya dengan lebih tenang, kan?

5. Tabung atau Investasikan

Bila tak memiliki hutang atau tanggungan yang lainnya, uang THR yang tersisa juga bisa ditabung atau diinvestasikan untuk masa depan.

Pilihlah investasi jangka panjang untuk mempersiapkan masa tua atau pensiun. Misalnya seperti emas, deposito, atau reksadana.

6. Sisihkan untuk Dana Darurat

Mempersiapkan dana darurat juga tak kalah penting sebagai solusi saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Apabila sulit untuk menyisihkan gaji pokok, maka kita bisa menyisihkan uang THR untuk dana darurat.

Tak perlu semua, sisihkan minimal 10-20% saja. Meski sedikit, bila dibiasakan dan konsisten setiap tahuunnya tentu lama-lama akan menjadi banyak.

Let's share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Nazri Tsani

Nazri Tsani