check it now

Mitos dan Fakta Jenis Kelamin Bayi dalam Kandungan

Katanya, jenis kelamin bayi dapat dilihat dari beberapa mitos ini. Yuk cek faktanya!

Daftar Isi Artikel

Meski dapat dicek melalui Ultrasonografi (USG), namun tidak sedikit ibu hamil yang masih percaya soal mitos jenis kelamin bayi dalam kandungannya. Baik pada bayi perempuan maupun laki-laki.

Hal tersebut dapat dilihat mulai dari bentuk perut hingga kondisi semasa kehamilan misalnya mengalami morning sickness atau tidak, warna urine, kulit wajah, dan sebagainya.

Berikut 9 mitos dan fakta jenis kelamin bayi dalam kandungan yang banyak dipercaya bumil versi Sang Buah Hati.

1. Bentuk perut

Mitos : Bila bentuk perut ibu hamil bundar, artinya sedang mengandung anak perempuan. Sementara jika terlihat maju ke depan/lonjong artinya bayi dalam kandungannya laki-laki.

Fakta : Belum ada satupun penelitian yang membuktikan jenis kelamin bayi ada hubungannya dengan bentuk perut ibu hamil. Bentuk perut saat hamil dipengaruhi oleh bentuk tubuh, berat badan, serta ukuran dan posisi janin di dalam rahim.

2. Morning sickness

Mitos : Morning sickness atau mual muntah pada pagi hari memang umum dialami ibu hamil. Namun, bila moring sickness yang dirasakan parah, pertanda sedang mengandung anak perempuan.

Fakta : Sebuah penelitian di Swedia yang dilakukan pada tahun 1987 hingga 1985 membenarkan mitos ini. Alasan logisnya, hormon yang dihasilkan tubuh saat mengandung bayi perempuan dan laki-laki kadarnya berbeda.

Ibu yang mengandung anak perempuan cenderung menghasilkan hormon pemicu morning sickness yang lebih tinggi dari ibu yang mengandung bayi laki-laki.

Meski demikian, hal ini tidak bisa dijadikan sebagai acuan untuk menentukan jenis kelamin janin, karena tidak sedikit ibu yang hamil bayi laki-laki juga bisa mengalami morning sickness berat.

3. Warna urine

Mitos : Warna urine ibu hamil yang gelap menandakan bayi yang dikandungnya berjenis kelamin laki-laki. Sebaliknya bila warnanya kuning adalah perempuan.

Fakta : Warna urine tergantung dari apa yang dikonsumsi ibu hamil serta tingkat kecukupan air yang masuk. Bila warnanya gelap itu menandakan ibu mengalami dehidrasi.

Warna urine juga dapat berubah karena konsumsi makanan, obat-obatan, atau suplemen. Sehingga tidak ada hubungannya sama sekali dengan jenis kelamin bayi.

4. Gerakan bayi dalam kandungan

Mitos : Janin yang aktif bergerak selama dalam kandungan menandakan laki-laki. Sedangkan bayi perempuan cenderung tidak aktif bergerak saat dalam kandungan.

Fakta : Gerakan aktif bayi selama dalam kandungan menandakan bayi dalam kondisi sehat, kebutuhan nutrisi dan oksigennya tercukupi, baik pada bayi laki-laki maupun perempuan.

5. Penampilan ibu hamil

Mitos : Wajah yang terlihat kusam serta berjerawat selama masa kehamilan menandakan bayi yang dikandung adalah laki-laki. Sementara bila terlihat cerah dan senang berdandan, artinya bayi perempuan.

Fakta : Tidak ada satupun penelitian yang membuktikan adanya kaitan antara wajah dengan jenis kelamin bayi.

Perubahan pada kulit wajah yang terlihat lebih kusam atau cerah semata-mata karena perubahan hormon selama masa kehamilan.

6. Kaki dingin

Mitos : Perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan juga bisa diketahui dari perubahan kaki ibu. Ibu hamil yang sering merasakan telapak kakinya dingin sedang mengandung bayi laki-laki.

Fakta : Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Alexander Nachnamen dari Jerman membuktikan bahwa ibu hamil yang mengandung bayi laki-laki memang lebih sering mengalami gangguan peredaran darah sehingga telapak kakinya terasa dingin saat diraba.

7. Warna puting

Mitos : Ibu yang mengandung bayi laki-laki warna putingnya akan menghitam.

Fakta : Perubahan warna puting pada ibu hamil disebabkan perubahan hormon. Jadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin bayi.

8. Mengidam

Mitos : Ibu yang mengandung bayi laki-laki akan sering mengidam makanan asin, sebaliknya jika yang dikandung bayi perempuan maka ibu hamil akan lebih sering mengidam makanan manis.

Fakta: Sampai saat ini tidak ada data ilmiah yang dapat membuktikan kebenaran mitos ini. Keinginan untuk mengonsumsi makanan manis pada ibu hamil disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan.

Selain itu, ibu hamil yang mengidam makanan manis bisa jadi karena kadar gula darah dalam tubuuh rendah, sering merasa lelah dan kurang tidur.

Meski demikian, ibu hamil tetap dianjurkan mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan bervariasi untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin.

9. Perubahan mood

Mitos : Jika ibu hamil terlihat sangat moody, cepat marah, mudah tersinggung, depresi dan bertambah cerewet artinya sedang mengandung bayi perempuan. Sedangkan, ibu hamil yang tidak mengalami perubahan mood kemungkinan sedang mengandung bayi laki-laki.

Fakta : Perubahan mood ibu hamil tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin bayi yang dikandungnya. Hal tersebut terjadi karena faktor hormonal.

Let's share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Nazri Tsani

Nazri Tsani