Cara Tepat Merawat Bayi Prematur

Bayi prematur biasanya membutuhkan perawatan dan perhatian lebih dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup umur. Untuk mengetahui cara tepat merawatnya, simak perbincangan singkat SBH dengan ahlinya, Julistio Djais, dr., SpA(K), MKes
T : Bisakah dijelaskan apa yang dimaksud dengan bayi prematur?

J : Bayi prematur adalah bayi yang lahir dengan usia kehamilan (usia gestasi) kurang dari 37 minggu. Berat lahir bayi biasanya kurang dari 2500 gram. Bila usia gestasi kurang dari 32 minggu disebut sangat prematur, dan bila kurang dari 28 minggu disebut amat sangat prematur. Makin kecil usia gestasi bayi, maka risiko yang dihadapi dalam kehidupannya akan makin besar karena berkaitan dengan ketidakmatangan organ-organ tubuhnya, sehingga membutuhkan perawatan khusus.

T : Apakah bayi prematur harus selalu dirawat di rumah sakit?

J : Prematuritas bayi sangat bervariasi. Untuk bayi yang usia gestasinya mendekati 37 minggu atau berat lahirnya mendekati 2500 gram dan lahir dalam kondisi baik memungkinkannya di rawat di rumah dengan risiko minimal. Saat dirawat di rumah, yang perlu diperhatikan adalah lingkungannya harus cukup hangat, bayi menyusu pada ibu dengan teknik menyusui yang baik dan tentunya harus terus dipantau secara berkala di klinik untuk evaluasi tumbuh kembangnya melalui penimbangan, pemeriksaan fisik dan juga pemberian imunisasi yang lengkap. Dengan cara itu, maka bayi bisa tumbuh optimal tanpa harus dirawat di rumah sakit.

Sementara untuk bayi yang lahir sangat prematur biasanya pada awal kehidupannya memerlukan pemantauan yang lebih ketat di rumah sakit karena ada banyak risiko yang harus dihadapi. Seperti gangguan pernafasan, hipotermi akibat lingkungan yang kurang hangat, hipoglikemia, kekurangan kalsium, infeksi, kemampuan menghisap yang kurang, badan menjadi kuning, dan lain-lain. Terlebih seperti yang dialami semua bayi, pada bayi yang sangat prematur juga akan terjadi penurunan berat badan di awal kehidupannya. Karena itu mutlak butuh penanganan yang intensif dari rumah sakit. Bila kondisinya sudah stabil, dan bayi mengalami peningkatan berat badan mencapai sekitar 1800 sampai 2000 gram, maka bayi sangat prematur dapat dibawa pulang. Tentunya setelah orangtua dibekali cara-cara perawatan yang baik di rumah.

T : Hal spesifik apa saja yang harus diperhatikan dalam merawat bayi prematur?

J : Bayi prematur rentan terhadap lingkungan dingin yang dapat menyebabkan terjadinya hipotermi dan berakibat fatal. Untuk mengatasi hal ini, di rumah sakit,bayi di rawat dalam incubator. Karena itu, sebelum membawa pulang bayi keluarga perlu menyiapkan ruang perawatan bayi di rumah dengan baik. Boks bayi dengan lingkungan yang hangat, misalnya dengan menggunakan lampu pijar sebagai sumber panas. Mengajari keluarga mengenai teknik perawatan kangguru, dimana bayi digendong seperti anak kangguru. Sebab sentuhan kulit ibu dengan kulit bayi akan menghantar panas ibu ke bayi.

Pemberian nutrisi yang sesuai juga hal yang sangat penting. Apakah bayi sudah cukup kuat untuk menyusu, atau ibu perlu melakukan pemerahan ASI untuk memudahkan bayi menerima ASI, atau perlunya pemberian susu formula bayi termasuk susu formula bayi khusus untuk bayi prematur. Bayi prematur sering pulang dari rumah sakit dengan keterlambatan pertumbuhan akibat prematuritas yang dialaminya. Penting dilakukan pemberian nutrisi yang baik untuk mengejar keterlambatan pertumbuhannya sehingga dapat terjadi kondisi kejar tumbuh dan bayi mencapai pertumbuhan yang optimal kembali. Untuk hal ini, memahami anjuran pemberian nutrisi yang sesuai dan kontrol yang teratur ke klinik guna pemantauan tumbuh kembang menjadi sangat penting.

T : Bila bayi prematur sudah diperbolehkan dibawa pulang, apakah itu artinya sudah melewati masa yang berbahaya?

J : Umumnya, dokter di rumah sakit akan memperbolehkan pulang bila bayinya telah stabil. Tapi sebelumnya akan ada edukasi untuk keluarga tentang bagaimana cara merawatnya di rumah. Dengan demikian bayi terjamin mendapat perawatan yang baik.

T : Benarkah pendapat yang mengatakan bahwa bayi prematur kelak akan tumbuh menjadi anak yang sakit-sakitan?

J : Risiko bayi prematur mengalami gangguan tumbuh kembang sehingga tumbuh dengan kualitas hidup yang menurun memang lebih besar dibandingkan dengan bayi normal. Namun dengan perawatan yang tepat serta pemberian nutrisi yang sesuai akan membuat bayi prematur tumbuh seperti bayi normal yang lain.

T : Bisakah diberikan tips agar bayi tidak lahir prematur?

J : Secara umum, seorang ibu yang sehat dan saat hamil berada dalam lingkungan yang baik, nutrisi yang sesuai akan membuat janin tumbuh dengan baik dalam kandungan. Janin akan lebih nyaman hidup dalam kandungan ibu untuk 9 bulan pertama kehidupannya di bandingkan di dunia luar dan ini berdampak bayi akan dipertahankan berada dalam kandungan ibu selama 9 bulan. Semua kondisi yang mengganggu sehingga kenyamanan janin terusik akan mencetuskan janin dilahirkan lebih awal. Karena itu ibu perlu memelihara kesehatannya dengan baik seperti tidak merokok, tidak melakukan kerja fisik yang terlalu berat, kontrol teratur mengenai kehamilannya, dan mendapat nutrisi yang baik selama kehamilan.

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp