Aturan Dasar dan Gerakan Yoga Hamil yang Perlu Diketahui

Meski termasuk olahraga yang relatif aman dilakukan oleh para ibu hamil, nyatanya ada juga beberapa aturan dalam yoga prenatal yang harus diketahui. Menurut Tia Pratignyo, Founder Nujuh Bulan Studio, yoga prenatal dapat dilaksanakan sejak awal kehamilan, di mana setiap sesinya memakan waktu 1,5 jam atau 90 menit.

Umumnya, Gerakan yoga prenatal diawali dengan para ibu hamil yang duduk dengan hening di atas mat atau alas yang empuk. Kemudian, dilanjutkan dengan mengatur pernapasan, pemanasan, serta berlanjut pada gerakan-gerakan yang diperagakan oleh sang instruktur.

“Pada dasarnya gerakan yoga prenatal itu sendiri berbeda dengan yoga biasa. Dalam arti yoga prenatal tidak memuat gerakan yang menekan perut dan wajib membuat ibu hamil merasa aman dan nyaman,” pungkas Tia.

Lebih jauh, gerakan yang dilakukan para ibu hamil bukan tanpa maksud. Sebab lima gerakan utama pada yoga prenatal–seperti butterfly pose, cat and cow pose, child pose,  squat pose, serta standing pose–memang sengaja dilakukan untuk memberi manfaat khusus bagi ibu hamil.

Masih mengenai gerakan pada yoga prenatal, Tia juga menekankan bahwa pada dasarnya instruktur hanya akan mengajarkan gerakan yoga yang aman untuk ibu hamil. Tapi berhubung kondisi tubuh setiap ibu hamil berbeda, maka jika dirasa ada gerakan yang kurang nyaman, ibu hamil disarankannya untuk rehat sejenak dan menggantinya dengan gerakan lain yang lebih nyaman alias jangan memaksa, sehingga manfaat yoga prenatal benar-benar bisa dirasakan.

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp