check it now

Amankah Buah Untuk Penderita Diabetes?

“ Dibalik segudang manfaatnya, buah-buahan konon harus djiauhi penderita diabetes karena mengandung gula yang tinggi. Benarkah? ”

Diabetes pada dasarnya merupakan suatu penyakit akibat adanya gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah pada tubuh. Dalam dunia medis, ada dua tipe utama diabetes, yaitu tipe 1 dan tipe 2.

Adapun penyebab pasti dari diabetes tipe 1 sampai dengan saat ini belum diketahui. Namun diduga, faktor genetik atau keturunan ikut berpengaruh terhadap munculnya penyakit ini. Selain itu, infeksi virus dan rusaknya sel pankreas juga dapat menyebabkan timbulnya diabetes tipe 1. Lazimnya, diabetes tipe 1 juga dikenal sebagai diabetesnya anak-anak. Mengapa? karena penderita diabetes tipe ini kebanyakan berusia dibawah 40 tahun dan terdeteksinya pun umumnya saat mereka masih usia anak-anak atau remaja.

Sementara diabetes tipe 2 umumnya disebabkan faktor gaya hidup, dimana orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas lebih berisiko untuk terkena penyakit ini. Pola makan yang berlebihan dan jarang beraktivitas maupun berolahraga juga bisa menjadi pemicunya.

Konsumsi Secukupnya

Memang, akibat adanya penyakit diabetes maka penderitanya tidak  bisa leluasa dalam mengonsumsi berbagai makanan maupun minuman. Dengan kata lain  mereka harus memperhatikan asupan apa saja yang masuk ke dalam tubuhnya, agar gula darahnya tetap terjaga dalam batas aman.

Tak boleh sembarangan memilih asupan berlaku juga bagi buah-buahan. Meski buah dikenal sebagai asupan yang baik untuk kesehatan, tapi kenyataannya pengidap diabetes harus tetap hati-hati ketika mengonsumsinya. Seperti yang diungkapkan oleh Taufik Maryusman, S.Gz, M.Gizi, M.pd, Dosen dari Program Studi Ilmu Gizi, UPN Veteran Jakarta. Menurutnya, secara alami buah mengandung gula, yang mana bila dikonsumsi berlebihan tetap dapat meningkatkan risiko komplikasi diabetes.

“Namun demikian, bukan berarti buah menjadi sesuatu yang harus disingkirkan dari menu sehari-hari pasien diabetes. Karena di samping glukosa atau gula alami, buah juga kaya vitamin yang dibutuhkan tubuh,” ujarnya.

Taufik juga mengatakan bahwa buah merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan itu sendiri dibutuhkan oleh tubuh penderita diabetes karena efeknya dapat mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan komplikasi.  “Intinya, selama dikonsumsi dengan tepat sesuai anjuran dokter atau ahli gizi, maka buah akan menjadi penolong. Sebaliknya bila dimakan berlebihan, buah justru dapat menaikkan kadar gula dalam darah,” tegasnya.

Infused Water

Agar penderita diabetes tak kebablasan dalam mengonsumsi buah, maka Taufik menyarankan untuk sesekali menikmati buah-buahan dalam bentuk infused water. “Sekedar info, infused water itu akan membuat zat mikro atau vitamin dalam buah yang dibutuhkan oleh tubuh keluar secara alami. Dengan kata lain, saat meminum infused water, itu artinya kita meminum air vitamin,” jelasnya.

Taufik sendiri menyarankan agar buah yang digunakan untuk membuat infused water bagi penderita diabetes sebaiknya yang memiliki kadar gula rendah, seperti delima, kurma, apel, kiwi dan belimbing. Sementara buah yang kadar gulanya tinggi seperti nangka, manga, durian, stroberi, rambutan, kelengkeng dan jeruk sebaiknya dihindari.

Selain buah-buahan, metode infused water ternyata juga bisa dicampur dengan sayuran dan rempah-rempah. Dengan tambahan sayur dan sedikit rempah seperti kayu manis, maka  infused water dikatakan Taufik akan menjelma menjadi zat aktif yang dapat membantu mengatur kadar gula darah.

Let's share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Redaksi

Redaksi

Media Sang Buah Hati menawarkan perspektif keluarga modern dalam publikasi free magazine dua bulanan dan website. Setiap tahun, SBH juga menyelenggarakan Pemilihan Model Cover dan SBH Berbakat sebagai wadah ekspresi serta bakat anak-anak.