Ragam

Pro Kontra Pil KB

Monday, 14 August 2017

Meski cenderung mudah digunakan, tak semua wanita mau memilih Pil KB sebagai alat kontrasepsinya. Alasannya: Pil KB dapat membuat berat badan bertambah serta menjadikan kulit wajah penggunanya jerawatan. Benarkah?

Memilih alat kontrasepsi yang tepat memang bukan perkara mudah. Pasalnya, banyak mitos yang  beredar mengenai efek samping dari suatu alat kontrasepsi. Tak heran jika banyak wanita menjadi takut untuk menggunakannya. Itu sebabnya, diperlukan informasi yang tepat dan akurat, sehingga kesalahpahaman mengenai efek samping dari suatu alat kontrasepsi dapat dihindari.

Dari beragam jenis alat kontrasepsi yang ada, Pil KB hingga saat ini masih menjadi perbincangan karena dipercaya memiliki efek samping negatif seperti dapat membuat berat badan bertambah, menjadikan wajah berjerawat serta dapat mengganggu suasana hati. Selain itu, ada juga anggapan yang mengatakan bahwa Pil KB kurang efektif dalam mencegah kehamilan.

Tentang PIL KB

Muhammad Taufik Ch, SpOG dari RSIA Putra Dalima menjelaskan bahwa Pil KB merupakan salah satu alat kontrasepsi hormonal yang tersusun dalam strip berisi 28 butir tablet. Tablet- tablet tersebut mengandung hormon yang mirip sekali dengan hormon yang dihasilkan oleh tubuh wanita, yaitu Hormon Estrogen dan Hormon Progesteron.

“Dengan adanya hormon itu, maka dapat membantu menghambat indung telur berovulasi serta menghalangi sel telur menempel pada lapisan rahim sehingga kehamilan pun dapat dicegah,” jelasnya.

Lebih lanjut dr. Muhammad Taufik mengatakan bahwa pada dasarnya terdapat dua jenis Pil KB yaitu Pil Kombinasi dan Pil Progesteron. Sesuai dengan namanya, Pil Kombinasi mengandung dua jenis hormon seperti yang sudah disebutkan di atas, yaitu Hormon Estrogen dan Progesteron.  Pil KB jenis ini kata dr. Muhammad Taufik, cocok untuk wanita pada umumnya.

“Sedangkan untuk Pil Progesteron, hanya mengandung satu jenis hormon saja dan biasanya digunakan oleh ibu pasca melahirkan yang sedang menyusui. Mengapa? Karena apabila menggunakan Pil KB yang juga mengandung Hormon Estrogen, dikhawatirkan dapat  mengganggu produksi ASI si ibu,” katanya lagi.

Mengenai tingkat efektifitasnya, dr. Muhammad Taufik menerangkan bahwa selama dikonsumsi secara konsisten dan sesuai aturan, maka tingkat kegagalan Pil KB hanya sebesar 3%. “Bisa juga kegagalan tersebut disebabkan karena adanya hasil produksi Pil KB yang tidak sempurna. Sehingga saat dikonsumsi tidak efektif. Tapi kemungkinan itu sangatlah kecil,” tambahnya.

Efek Pil KB

Pada umumnya, Pil KB merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling banyak diminati karena kemudahan dalam penggunaannya serta tidak perlu memasang alat di tubuh. Namun sayangnya, tak semua wanita bisa menggunakan Pil KB sebagai alat kontrasepsi. Sebab, ada beberapa penyakit tertentu yang tidak boleh terpengaruh oleh hormon yang terkandung dalam Pil KB. Itu sebabnya, wanita yang memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, kanker atau tumor dan beberapa penyakit lainnya dianjurkan untuk tidak menggunakan Pil KB.

Biasanya, reaksi tubuh setiap wanita akan berbeda-beda terhadap Pil KB yang dikonsumsi. Karenanya, bagi yang ingin menggunakan Pil KB, wajib berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Adapun efek samping yang biasa terjadi akibat mengkonsumsi Pil KB adalah mual, pusing serta rasa tidak nyaman pada payudara.

Beberapa diantaranya juga mengeluhkan tentang bertambahnya berat badan serta munculnya jerawat pada kulit wajah. Hal tersebut sebenarnya wajar terjadi, karena umumnya akan ada penumpukan cairan akibat kandungan hormon dalam Pil KB. Namun patut diingat, efek tersebut biasanya tidak akan berlangsung lama dan berat badan bisa kembali normal setelah beberapa waktu menggunakan Pil KB.

Atau bila benar-benar ingin terhindar dari penambahan berat badan serta kulit wajah yang berjerawat, maka bisa menggunakan Pil KB yang mengandung drospirenone (DRSP). Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa Pil KB yang mengandung DRSP dapat mencegah terjadinya  penumpukan cairan. Beberapa penggunanya bahkan melaporkan terjadinya penurunan berat badan serta semakin halusnya kulit wajah akibat mengkonsumsi Pil KB yang mengandung

Jadi, untuk apa takut menggunakan alat kontrasepsi? Yang terpenting, kenali terlebih dahulu alat kontrasepsi yang akan dipilih, cari informasi yang akurat, serta konsultasikan pada dokter. Niscaya, ketakutan pada penggunaan alat kontrasepsi, terutama Pil KB, dapat dihindari.

LATEST TOP NEWS