Ragam

Manfaat Wall Climbing untuk Anak

Monday, 19 February 2018

Kata siapa olahraga ekstrim seperti panjat dinding atau wall climbing hanya untuk orang dewasa saja? Anak-anak juga bisa mencoba, kok. Terlebih wall climbing aman sekaligus sarat manfaat.

Olahraga memang penting dilakukan. Karena dengan berolahraga, risiko seorang anak terkena obesitas dapat diminimalisir. Selain itu, olahraga juga bisa dijadikan hiburan sekaligus sarana untuk membangun rasa percaya diri si kecil. Lalu, olahraga apa sih yang sebenarnya paling tepat untuk anak?   Sejatinya, anak di bawah usia tiga tahun dapat melakukan olahraga sambil bermain. Misalnya jalanjalan di taman dan bermain monkey bar, menari sembari mengikuti irama musik, atau bermain lompat kangguru. Sementara untuk anak di atas usia tiga tahun dapat diperkenalkan dengan olahraga lain seperti sepeda atau renang.

Khusus untuk anak usia tiga tahun ke atas yang terlihat sangat aktif dan gemar sekaligus ahli memanjat berbagai perabotan rumah, seperti meja, lemari, atau rak buku, maka olahraga wall climbing atau panjat tebing mungkin bisa dijadikan pilihan. Sebab selain menyenangkan, wall climbing juga merupakan salah satu olahraga yang sarat manfaat, baik untuk fisik maupun mental anak.

Utamakan Keamanan 

Di Indonesia, wall climbing mulai dikenal sejak tahun 1988. Saat itu, 4 orang pemanjat berkebangsaan Perancis datang untuk memperlihatkan bahwa kegiatan memanjat sebenarnya  tak hanya bisa dilakukan di gunung saja, tapi juga di dinding buatan.     Tak butuh waktu lama sejak diperkenalkan, wall climbing pun langsung popular. Pasalnya bila dibandingkan dengan memanjat tebing di gunung atau rock climbing, olahraga yang satu ini memang lebih terjamin keamanannya. Sehingga relatif lebih mudah diterima dan  diikuti oleh berbagai kalangan, baik tua maupun muda.

 Terlebih lagi wall climbing bisa dilakukan secara outdoor maupun indoor. Selain itu, pijakan pada wall climbing juga bisa diatur ukuran dan rentang jaraknya sesuai dengan kebutuhan. Untuk anak-anak misalnya, maka pijakan bisa dibuat lebih besar dan rentang jaraknya lebih pendek sesuai dengan langkah kakinya.

Dan untuk menjaga agar sang buah hati tetap aman, maka saat melakukan wall climbing, mereka wajib dilengkapi tali pengaman, helm, pelindung siku, serta alat pengaman lainnya. Bermodalkan itu semua, si kecil bisa mencoba wall climbing dan memunculkan rasa penasarannya untuk mencapai titik puncak tanpa harus takut terjatuh dan luka.

Manfaat Wall Climbing

Seperti yang telah disebutkan di atas, wall climbing merupakan olahraga yang sarat manfaat. Bila ditinjau dari segi fisik misalnya, wall climbing akan membuat banyak otot bekerja, baik otot tubuh bagian atas maupun bawah seperti punggung, perut, bahu, lengan, dan kaki.

Selain itu, wall climbing juga akan membentuk tulang anak menjadi lebih kuat. Jari jemarinya pun akan ikut terlatih sehingga akan mempermudah si kecil belajar menulis atau kegiatan lainnya yang membutuhkan kekuatan dan koordinasi jari tangan.

Tidak hanya itu, wall climbing juga dapat membantu mengasah koordinasi tangan dan kaki anak sehingga si kecil akan tumbuh lebih sigap dan seimbang. Dan sama seperti olahraga lain, wall climbing dapat membuat tubuh anak menjadi lebih bugar.  Sementara dari segi mental, olahraga wall climbing dapat digunakan sebagai sarana untuk melatih keberanian si kecil. Ketika anak nantinya sudah mulai berani memanjat, bahkan sampai puncak, otomatis hal tersebut akan membantu meningkatkan rasa percaya dirinya.

 Anak yang melakukan olahraga wall climbing juga akan belajar sabar dan berhati-hati. Sebab saat mulai memanjat, secara naluri akan muncul rasa takut jatuh sehingga otomatis mereka akan lebih berhati-hati.

Perlu juga diketahui, bahwa semakin tinggi dinding, tentu akan semakin sulit rintangan yang harus dihadapi oleh si kecil. Adanya faktor kesulitan tersebut akan melatih kesiapan mental anak kelak dalam menyelesaikan rintangan atau masalah yang mungkin timbul.  Nah,ternyata banyak sekali bukan manfaat positif dari olahraga wall climbing untuk anak-anak? Jadi untuk apa khawatir? Selama diperhatikan secara detail kelengkapan alat dan tempat bermainnya, wall climbing akan menjadi olahraga yang menyenangkan sekalgus bermanfaat untuk tumbuh kembang si kecil.

LATEST TOP NEWS