Ragam

Ketika Makanan Sehat Berubah Menjadi Racun

Friday, 8 April 2016

Dibalik manfaatnya, beberapa makanan sehat ternyata berpotensi menjadi racun. Kok bisa?

Siapa yang tak tahu manfaat dari bayam atau daun katuk? Bebagai literatur maupun artikel kesehatan sering mengungkapkan bahwa jenis sayuran tersebut terbukti sarat akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Namun, sejumlah penelitian juga telah membuktikan bahwa dalam kondisi tertentu dan jika dikonsumsi secara berlebihan, makanan sehat itu ternyata bisa menjadi bumerang. Alih-alih tubuh sehat, justru penyakit yang bisa di dapat. Karenanya, kenali terlebih dahulu kandungan dan potensinya.

Bayam

Bayam adalah sayuran yang kaya akan zat besi dan serat. Di samping itu, bayam juga kaya akan betakaroten dan asam folat. Dengan kandungannya itu, bayam sangatlah baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan mata, mengatasi anemia serta mencegah bayi lahir cacat.

Tapi, bayam juga mengandung oksalat yang tinggi, yaitu semacam zat yang bisa memicu pembentukan batu ginjal. Itu sebabnya, disarankan untuk tidak mengkonsumsi bayam secara berlebihan. Di samping itu, bayam juga harus segera dikonsumsi, maksimal 5 jam setelah dimasak.

Sebab, lebih dari itu, senyawa nitrat yang terdapat dalam bayam bisa berubah menjadi racun. Satu hal lagi, bayam tidak boleh dipanaskan berulang karena bisa mengoksidasi kandungan zat besinya yang juga akan berubah menjadi racun.

Daun Katuk

Daun katuk dikenal sangat bermanfaat untuk melancarkan ASI. Dalam daun katuk juga terdapat banyak nutrisi. Mulai dari vitamin A, B, C, kalsium, zat besi dan fosfor. Selain itu, daun katuk juga mengandung efedrin, yaitu suatu zat yang cukup efektif untuk membantu mengobati influenza.

Meski demikian, sejumlah penelitian juga telah membuktikan bahwa mengkonsumsi daun katuk secara berlebihan dan terus menerus dapat menimbulkan efek samping seperti sulit tidur dan sesak napas.

Tomat

Buah yang satu ini tak perlu diragukan lagi manfaatnya. Dalam tomat terkandung vitamin A, C, K, folat dan kalium. Tomat juga kaya akan antioksidan dan mengandung aneka mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan mengkonsumsi tomat, tubuh akan dijauhkan dari kanker. Kulit pun menjadi lebih halus serta mata lebih sehat.

Yang harus diingat, kandungan asam dalam tomat cukup tinggi. Sehingga bila terlalu sering dikonsumsi,  dikhawatirkan dapat meningkatkan produksi asam lambung. Karenanya, konsumsilah tomat secara bijaksana, jangan berlebihan. Satu sampai dua buah tomat setiap hari akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Kedelai

Kedelai adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Entah itu dalam bentuk susu kacang, tempe maupun tahu. Selain mengandung vitamin A, B dan E, kedelai juga kaya akan lemak tak jenuh, protein, serat, kalsium, serta lechitin. Berkat kandungannya itu pula, kedelai bisa membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah dalam tubuh.

Kedelai juga bisa menjadi makanan pencegah kanker serta osteoporosis. Tidak hanya itu, kedelai juga mampu membantu meningkatkan metabolisme dalam tubuh, mencegah anemia dan menyehatkan pencernaan.

Sayangnya, bila dikonsumsi berlebihan, kedelai justru akan menjadi musuh. Bahkan bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker yang berhubungan dengan hormon, seperti kanker payudara. Di samping itu, kelebihan konsumsi kedelai juga dapat menghambat proses penyerapan zat besi oleh tubuh.

LATEST TOP NEWS