Psikologi

Mendidik Si Kecil agar tidak Manja dan Dapat Bersikap Mandiri

Wednesday, 11 May 2016

Dalam kehidupan berkeluarga, setiap orang tua tentu mengharapkan anak-anaknya dapat tumbuh menjadi anak-anak yang baik, dapat dibanggakan dan mempunyai karakter atau sifat-sifat yang positif dalam segala hal.

Sebagai orang tua, kita perlu berhati-hati dalam pengasuhan anak pada masa perkembangannya karena setiap didikan kita dapat berpengaruh besar bagi kehidupan sang buah hati di masa depan.

Berikut adalah tips bagaimana mendidik si kecil dengan baik agar tidak manja dan dapat menjadi mandiri.

  1. Jangan menuruti semua keinginan si kecil

Walaupun Bunda sangat mencintai anak Bunda, menuruti semua keinginannya bukanlah cara mendidik anak dengan benar. Tindakan tersebut hanya akan membuat Si Kecil menjadi anak yang manja dan selalu mengandalkan orang lain. Biasakanlah si kecil untuk berusaha mengerjakan tugas mereka sendiri agar mereka dapat belajar bertanggung jawab untuk diri mereka sendiri.

  1. Jangan terlalu banyak melarang

Rasa keingintahuan si kecil terhadap dunianya sering kali membuat mereka ingin mencoba melakukannya secara leluasa. Larangan hanya membuat rasa penasaran bagi si kecil untuk melakukannya dan dapat menjadikan anak berbohong kepada orang tuanya.

Komunikasi dua arah adalah solusi terbaik untuk mengingatkan anak alih-alih melarang anak melakukan hal-hal yang ingin mereka lakukan. Beri tahu mereka tentang risiko yang mungkin terjadi dan mintalah anak Bunda untuk berhati-hati.

  1. Ajar si kecil untuk tidak berbohong

Jangan sekali-kali memberikan contoh pada anak Bunda untuk berbohong. Ajar mereka untuk selalu terbuka tentang keadaannya dalam segala hal, baik itu menyangkut perasaannya, atau kendala-kendala yang dihadapinya. Jangan membiasakan anak Bunda tertutup tentang perasaan mereka. Dengan cara ini, Bunda sudah mendidik anak Bunda untuk bertindak jujur dalam kehidupannya.

  1. Jangan sekali-kali menghukum dengan kekerasan fisik

Hukuman fisik dalam bentuk apapun hanya akan menakutinya dan akan membuat anak semakin tidak menghormati Bunda, menjadi keras kepala dan memberontak terhadap Bunda.

  1. Kasih dan perhatian

Seorang anak akan merasa nyaman dan bahagia apabila orang tua mereka menunjukkan kasih dan perhatian pada saat anak memang membutuhkan hal itu. Perhatian bukan berarti berbicara tentang bagaimana Anda sebagai orang tua bisa memberikan materi atau barang-barang kesukaan anak, tetapi juga dalam tindakan, misalnya yang dapat Anda lakukan adalah ketika anak Anda belajar, saat itulah Anda bisa menunjukkan perhatian dan kasih Anda dengan cara menemani mereka, walaupun hanya sekadar duduk di sebelah mereka. Dengan demikian anak Anda akan lebih bersemangat dalam belajar dan apabila ada kesulitan, Anda dapat membantu anak memecahkannya.

*dari berbagai sumber

LATEST TOP NEWS