Kuliner

Mencicipi Kuliner Legendaris Bandung

Monday, 6 June 2016

Wisata ke Bandung tak akan pernah lengkap tanpa mencicipi kuliner legendarisnya. Apa saja dan dimana?

Bandung tak hanya terkenal dengan udara sejuk dan factory outlet-nya. Kota dengan julukan Paris van Java ini juga memiliki aneka kuliner lezat. Beberapa bahkan disebut legendaris karena penjualnya sudah berganti dua atau tiga generasi. Berikut diantaranya :

Rumah Makan Cikawao

Rumah Makan Cikawao yang berlokasi di Jalan Cikawao No 7, Bandung ini sudah berdiri sejak tahun 1950-an. Bila dilihat dari penampakannya, rumah makan ini terlihat sangat sederhana. Menempati sebuah bangunan tua, didalamnya hanya terdapat meja untuk makan beserta kursi kayu panjang. Tak lupa sebuah meja kasir dan etalase kaca yang isinya berbagai masakan khas sunda menjadi pelengkapnya.

Sama seperti restoran lain yang menyajikan masakan sunda, di Rumah Makan Cikawao juga terdapat nasi merah dan nasi putih hangat yang siap disantap bersama empal, ayam goreng kuning, aneka jeroan sapi, semur jengkol, cobek genjer, sambal oncom, sambal terasi, dan lain sebagainya.

Hanya saja yang membedakan adalah, resep yang diusung Rumah Makan Cikawao masih merupakan resep asli nenek moyang sehingga kelezatan dan orisinalitasnya masih benar-benar terjaga. Tak heran jika rumah makan ini selalu dipenuhi pengunjung, terutama di jam makan siang.

Mie Naripan

Bukan rahasia lagi jika masyarakat Indonesia terbiasa sarapan dengan makanan berat. Seperti nasi beserta lauknya, lontong sayur atau bakmi. Nah, bagi penyuka bakmi, bisa mencoba berkunjung ke Mie Naripan yang terletak di Jl Naripan No 108, Bandung.

Kabarnya, Mie Naripan ini sudah mulai berdiri sejak tahun 1965. Jadi, jangan heran jika penggemarnya pun banyak. Tidak hanya dari Bandung, tapi juga dari luar kota.

Di Mie Naripan, pengunjung bisa mencoba yamin, yaitu semacam mie ayam yang diberi tambahan bumbu kecap. Bedanya, yamin di Mie Naripan tidak hanya tersedia dalam citarasa manis.

Melainkan ada juga yamin asin yang memiliki rasa gurih. Sebagai pelengkap, bisa juga minta tambahan bakso atau babat. Oh ya, bakmi yang digunakan Mie Naripan itu buatan sendiri lho, sehingga rasanya benar-benar berbeda bila dibandingkan dengan bakmi yang lain.

Es Bungsu

Jika udara sedang panas, memang paling enak minum es. Apalagi kalau es nya adalah es bungsu, yaitu semacam es campur dengan isi alpukat, kelapa, dan biji mutiara.

Hmmm…, sungguh segar.  Asal tahu saja, es bungsu ini sudah ada di Jl Veteran No 29, Bandung sejak tahun 1962 dan dinamai es bungsu karena sebelum menjadi Jalan Veteran, nama jalan tempat dimana es ini berada adalah Jalan Bungsu.

Sebenarnya, kedai tempat es bungsu berada sangatlah sederhana. Hanya menyerupai gang dengan ukuran lebar sekitar 3 meter. Namun, dekorasi didalamnya terlihat unik. Di kanan kiri dindingnya terdapat banyak koleksi foto band rock klasik legendaris.

Seperti The Beatles, The Rolling Stone dan Led Zeppelin. Hal ini tentu memungkinkan para pengunjungnya menikmati es sembari bernostalgia.

Batagor Riri

Bakso Tahu Goreng atau disingkat dengan nama batagor tentu merupakan salah satu jenis makanan yang sudah tidak asing lagi. Di berbagai tempat di Bandung, batagor yang disajikan bersama bumbu kacang, kecap dan perasan jeruk limau ini dengan mudah ditemui.

Kabarnya, Batagor Riri-lah yang membuat makanan sejenis siomay ini menjadi popular dan identik dengan Kota Bandung.

Batagor Riri itu sendiri pertama kali berdiri tahun 1985 di Jalan Burangrang No 41, Bandung. Kini, Batagor Riri sudah mempunyai banyak cabang. Diantaranya di Jalan Kebon Kawung dan Jalan Pasirkaliki, Bandung.

Lotek Kalipah Apo

Lotek adalah makanan sejenis gado-gado. Bedanya, bumbu lotek diberi sedikit kencur. Di Bandung, lotek yang paling terkenal adalah Lotek Kalipah Apo yang sudah mulai berjualan sejak tahun 1953 di Jalan Kalipah Apo No. 53, Bandung. Selain lotek, di tempat ini juga tersedia kolak campur dan rujak banci. Semuanya enak dan menggugah selera.

LATEST TOP NEWS