Kuliner

Berburu Kuliner di Cirebon

Thursday, 14 January 2016

Jangan pernah lewatkan kesempatan berburu kuliner jika mampir ke Kota Udang.

CIREBON memang surganya kuliner. Daerah pesisir itu kaya jenis makanan dengan cita rasa yang juga kaya. Akulturasi kuliner banyak terjadi di sana. Tionghoa dan Arab mendominasi, berpadu dengan citarasa lokal. Berikut beberapa kuliner Cirebon yang mesti dicoba.

Tahu Gejrot

Ini makanan khas Cirebon yang mesti dicoba. Tahu dipotong-potong dengan bumbu bawang merah dan cabe serta siraman kuah dengan citarasa manis, pedas, asin, sedikit asam. Segar! Tahu yang digunakan berbeda dengan daerah lain, teksturnya lebih mampu menyerap air. Banyak orang bilang, beruntung jika bisa menemukan penjual tahu gejrot yang keliling dengan pikulan. Namun, ada penjual tahu gejrot yang selalu ready atau mangkal di depan toko oleh-oleh Shinta, tepatnya di Jalan Lemah Wungkuk. Kelebihannya selalu ada dari pagi hingga sore, dan bisa dibungkus. Meski mangkal di trotoar, banyak didatangi masyarakat setempat dan wisatawan yang ingin mencicipi bahkan membawa pulang untuk oleh-oleh.

Nasi Jamblang

Jangan lupa mencoba nasi jamblang Mang Dul di Jalan Dr Cinto Mangunkusumo. Orang Cirebon bilang, itulah nasi jamblang yang paling mendekati keaslian. Nasinya dingin dibungkus daun jamblang, lauknya tinggal memilih, termasuk kerang yang diletakkan dalam wadah daun pisang kecil-kecil. Nasi Jamblang Mang Dul buka dari pukul 04.30 pagi hingga pukul 02.00 (lewat tengah malam). Di pagi hari, dipenuhi pembeli sehabis olahraga atau pun yang bersiap bekerja. Coba juga nasi jamblang yang terletak di depan Pasar Jamblang, Cirebon.

Nasi Lengko

Nasi lengko merupakan salah satu makanan khas Cirebon dengan komposisi nasi, potongan tahu, tempe, taoge, kerupuk mi dengan siraman kuah kacang dan kecap. Nasi lengko Haji Barno di Jalan Pagongan merupakan tempat makan yang sudah melegenda, berdiri sejak 1968. Tersedia pula teman makan berupa sate kambing.

Mi Koclok

Makanan khas Cirebon yang satu ini barangkali belum sepopuler nasi lengko, tahu gejrot, atau pun empal gentong. Meski demikian harus dicoba. Citarasanya khas dan bisa diterima sebagian besar orang. Komposisinya mi, suwiran ayam, taoge, kol dengan siraman kuah berwarna putih kental dari santan. Rasa gurihnya semakin nikmat dengan campuran cabe merah. Cukup banyak penjual mi koclok yang bisa didatangi, salah satunya Mi Koclok Panjunan di Jalan Pekarungan, Panjunan, Cirebon.

Bubur Sop

Bubur sop kini tengah ramai di Cirebon. Ada beberapa penjual, salah satunya yang terkenal M Kapi di JalanTentara Pelajar. Porsi yang dihidangkan besar, dengan citarasa di awal mungkin sedikit tidak biasa karena ada rasa taoco.

Tapel

Kue tapel agak sulit dicari. Dari sedikit penjual, salah satunya mangkal tidak jauh dari toko oleh-oleh Shinta. Bentuknya mirip kue leker, dimasak di atas penggorengan dengan api berasal dari kayu bakar. Adonan diratakan tipis, kemudian diberi pisang yang dihaluskan. Kue tradisional yang sudah ada sejak zaman dulu itu cukup digemari, dengan citarasa manis. Makan satu kue tapel, dipastikan tidak akan cukup.

LATEST TOP NEWS