Kilas

Masalah Stunting di Indonesia

stunting

Persoalan gizi masih terus menghantui Indonesia. Terbukti, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Indonesia berada di posisi kelima sebagai negara dengan kasus stunting tertinggi di seluruh dunia. Stunting sendiri merupakan suatu kondisi dimana terjadi gangguan pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama.

Anak yang mengalami stunting akan terlihat lebih pendek dibanding anak seusianya. Gawatnya, stunting juga turut mempengaruhi kemampuan berpikir anak atau dengan kata lain mengganggu kecerdasannya.

Selain rendahnya asupan gizi, kondisi ini juga kian diperparah oleh sifat anak yang seringkali menolak makan atau hanya ingin mengonsumsi jenis makanan tertentu. Para ahli menamakan masalah ini dengan sebutan picky eater atau pemilih makanan.

Mogok makan dan picky eater jelas tak boleh dipandang remeh. Penelitian dari National Institute of Health Research and Development di tahun 2015 pada anak prasekolah di Jakarta saja menemukan ada 33,6% yang susah makan. Nah akibatnya dari jumlah tersebut, hampir setengahnya atau 44,5% mengalami malnutrisi.

Prof. Dr. Rini Sekartini, SpA menjelaskan jika picky eater sendiri merupakan gangguan perilaku makan yang ditandai dengan keengganan anak mencoba jenis makanan baru (neofobia), hanya ingin makan buah atau sayur jenis tertentu dan yang lebih parah adalah menolak makanan yang tidak disukainya.

Jika sudah begitu, anak-anak biasanya memasang pertahanan diri dengan menutup rapat mulutnya atau hanya sekedar mengemut makanan tersebut tanpa menelannya. Lebih lanjut dokter Rini mengatakan dampak picky eater ini akan terlihat dari perilaku anak yang terlihat lesu, kehilangan selera makan dan kekurangan berat badan.

Masalah tak berhenti disitu, sikap orangtua kadang juga suka keliru menangani perilaku anak yang suka memilih-milih makanan ini. Misalnya  mengganti makanan tersebut dengan susu, padahal, susu itu hanya tambahan saja.

Ketika sudah sampai 6 bulan, ditambahkan MP ASI  (Makanan Pendamping ASI) sebagai pelengkap karena kebutuhan anak meningkat. Setelah 1 tahun anak dapat diberikan makanan keluarga, berupa nasi lauk pauk, sayur dan buah plus susu sebagai pelengkap.

“Memang sih susu itu kaya gizi. Tapi kandungan zat besi di dalamnya biasanya kurang optimal. Dalam 1000 cc susu hanya mengandung 0,5-2 mg zat besi. Sedangkan bayi 1 tahun saja butuh 6 g zat besi setiap hari,” jelasnya.

Oleh sebab itu, jangan pernah lelah memberikan anak variasi makanan dan bangun suasana makan yang menyenangkan si kecil tertarik. Akan lebih baik bila orangtua pun memberi contoh, misalnya dengan ikut makan buah dan sayur.

Asian Games 2018 Jadi Ajang Pertukaran Budaya

kilas_asi game

Agenda utama ajang Asian Games 2018 memang pertandingan olahraga, tapi di sisi lain ternyata pesta olahraga se-Asia ini bisa juga menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata sekaligus budaya suatu negara.

Seperti yang dilakukan oleh Komite Olimpiade Arab Saudi dan Otoritas Budaya Umum Saudi yang menggelar semacam pertunjukan budaya yang diharapkan bisa membuat masyarakat, turis dan atlet Asian Games jadi  semakin dekat dengan budaya Arab.

Dalam pesta budaya tersebut, pengunjung seakan berada di negeri penghasil minyak itu. Ruangan pavilion dipenuhi oleh lukisan-lukisan bercorak kaligrafi dan di sisi lain mereka memperkenalkan sejarah mula kaligrafi dan penggunannya di masa kini.

Atensi pengunjung juga berhasil diambil berkat adanya miniatur bangunan ikonik seperti Masjidil Haram di Makkah dan Al Masjid An Nabawi di Madinah. Kedua bangunan suci bagi umat Islam ini membuat pengunjung semakin terlena dengan keindahan budaya dan arsitektur bernuansa Arab.

Lazada Gelar Diskusi Parenting

kilas lazada

Tanggung jawab seorang ibu memang tak mudah. Seringkali para ibu harus siap dipusingkan dengan banyak urusan yang bisa datang dalam waktu bersamaan. Untunglah sekarang kita sudah memasuki era teknologi yang membuat berbagai macam urusan bisa dituntaskan dengan cepat dan mudah. Termasuk dalam urusan membeli kebutuhan rumah tangga.

“Teknologi memudahkan kita untuk mendapatkan banyak hal. Mulai dari sekedar bacaan artikel best practice dalam merawat buah hati, hingga ulasan dan rekomendasi produk sebagai bahan pertimbangan ketika berbelanja. Apalagi adanya marketplace memudahkan kita mendapatkan barang yang dibutuhkan,” ujar Tiffani Sionader, Director of FMCG, Lazada Indonesia pada akhir Juli lalu.

Tiffani lalu membandingkan dengan negara Tiongkok yang mana penjualan popok dan susu formula secara online mengalami kenaikan pesat. Terhitung selama 2013-2014 terjadi kenaikan sebesar 32% dan 60%. Pesatnya jumlah pesanan secara online tersebut diharapkan olehnya bisa juga terjadi di Indonesia. Terlebih Lazada juga memberikan fasilitas gratis ongkos kirim.

Klinik Morula IVF Solusi Masalah Kesuburan

kilas_mor

Tidak semua pasangan suami-istri bisa memperoleh keturunan dengan cara alami. Ada yang harus mendapatkannya dengan bantuan medis seperti yang dirasakan oleh aktris tanah air, Tya Ariestya.

Ditemui dalam acara Morula: Fertility Science Week yang berlangsung di Central Park, Jakarta, 6-9 September 2018 lalu, Tya bercerita seputar pengalamannya menjalani program bayi tabung dan mengapa memilih metode tersebut sebagai jalan untuk menghadirkan buah hati.

“Banyak yang berpikir bayi tabung jalan terakhir untuk memiliki keturunan, saya lebih suka menyebutnya ini sebagai ikhtiar. Ada beberapa pilihan, tapi saya lebih cocok menjalani program bayi tabung karena ada PCOS,” ujar mantanDuta Taekwondo tersebut.

Senada dengan Tya, Dr Ivan Sini dari Klinik Morula IVF pun berpendapat bahwa sebenarnya program bayi tabung tidak selalu jadi jalan terakhir untuk mendapat momongan.

“Jika sudah satu tahun menikah dan berniat memiliki anak namun tak kunjung hamil bisa periksakan ke dokter. Nanti akan diberikan sejumlah rekomendasi, mulai dari menentukan masa subur. Banyak pasangan yang belum dapat momongan karena tidak tahu soal masa suburnya kapan. Jika bukan itu masalahnya kami bisa memberikan pilihan lain misalnya apakah inseminasi atau memang harus bayi tabung,” jelasnya.

Acara Picnic with iimo

iimo

Meriahnya acara playdate yang diadakan oleh iimo Iimo Indonesia dengan mengajak beberapa keluarga serta si Kecil. Acara yang berlangsung tanggal 17 September 2017 ini pasti sangat bermanfaat bagi keluarga yang ingin melatih buah hatinya aktif dalam bermain, terutama berkendara dengan sepeda iimonya.

Terimasih untuk para peserta iimo, nantikan event iimo Iimo Indonesia selanjutnya

Intercultural Awareness Week At Stella Maris School Gading Serpong

press-releseculture

Dalam rangka memperingati hari United Nation dan Sumpah Pemuda, Stella Maris Gading Serpong menyelenggarakan acara Intercultural Awareness Week dengan tema “Language : The Key to Global Understanding” di Stella Maris Gading Serpong, Sektor 8A, Vatican Cluster Gading Serpong, Tangerang 15310 pada hari Senin - Jumat, 24 – 28 Oktober 2016. Acara dengan puncak di tanggal 27  dan 28 oktober 2016 ini mempunyai tujuan untuk menanamkan rasa hormat kepada perbedaan budaya dan Sikap tolerasi (saling menghargai) atau tidak mementingkan kepentingan kelompok, golongan, ras atau pun etnik tertentu di dalam sekolah Stella Maris Gading Serpong.

asfsfaf

Perbedaan budaya dan negara asal murid yang terdapat di dalam Stella Maris menginspirasi Stella Maris untuk menyelenggarakan acara yang dilengkapi dengan berbagai lomba yang juga ramai diikuti oleh murid – murid tingkat TK, SD, dan SMA dari berbagai sekolah lain seperti St Laurensia, Pahoa, Atisa Dipamkara, Bpk Penabur, Jakarta Nanyang School, Islamic School, St John, Menara Tirza.  Lomba yang dimulai dari lomba mengeja, pembacaan puisi, menulis dan bercerita ini diadakan menggunakan 3 bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa inggris dan Bahasa Mandarin.

anak-culural-770

Preschool Competitions

  1. Spelling Bee K2
  2. Nursery Rhyme for Nursery and K1

Primary School Competitions

  1. Poetry Recitation in English (Grade 1 and 2)
  2. Storytelling in English (Grade 3)
  3. Declamation in English (Grade 4)
  4. Choral Speech in English (Grade 5 and 6)
  5. Spelling Bee (all Grade levels in Primary)

Secondary School Competitions

  1. Poetry Recitation – English, Bahasa Indonesia, and Mandarin (for Grade 7 – 9)
  2. Storytelling – English (for Grade 7 – 9)
  3. Reader’s Theatre – English and Bahasa Indonesia (for Grade 10 – 12)
  4. Creative Writing – English (for Grade 10 – 12)
  5. Spelling Bee – English (for Grade 7 – 9)

Acara ini tidak hanya dimeriahkan oleh para siswa, namun para orang tua juga berparistipasi dalam acara ini melalui kegiatan Story Telling dimana para orang tua berbagi cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia maupun cerita dari berbagai negara. Selain berbagi cerita, mereka juga menunjukkan alat-alat peraga untuk mendukung cerita dan makanan dari daerah / negara yang mereka bawakan dalam Story Telling.

zdgdga

Melalui rangkaian Intercultural Awareness Week, siswa semakin mencintai budaya Indonesia dan merasa bagian dari Dunia. Di masa depan, para penerus bangsa ini dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat International dan turut beraprtisipasi dalam menjaga Perdamaian Damai.

 

jjjkj

Stella Maris secara konsisten berkomitmen membangun Generasi Platinum untuk masa depan bangsa yang lebih baik. Generasi yang tidak hanya terpaku pada aspek pendidikan akademik saja, tapi mereka juga turut serta menciptakan keseimbangan antara aspek pendidikan akademik dan non-akademik, membangun potensi-potensi yang ada dalam diri mereka.

Stella Maris juga menciptakan dan menumbuhkan karakter-karakter entrepreneur kepada para siswa/i melalui event ini seperti tanggung jawab, percaya diri, kreatifitas, dan komunikatif. Stella Maris – School of Future Entrepreneur.

Program Sosial ‘Books For Better Life’ Antara Informa bersama Kawan Lama Foundation dengan Rotary Club Tangerang

kilasss

Informa melalui Kawan Lama Foundation bekerjasama dengan Rotary Club Tangerang mengadakan program sosial Books for Better Life yang berhasil mengumpulkan 3.000 buku edukasi untuk anak usia 6-12 tahun yang akan didonasikan ke dua sekolah di Tangerang, dua rumah belajar Informa di Cipinang dan Cakung serta anak-anak korban longsor di Garut.

5
Serah terima buku telah dilakukan pada hari Sabtu, 22 Oktober 2016 di The Garden Living World, Alam Sutera, dihadiri oleh Nana Puspa Dewi selaku Direktur Marketing Kawan Lama Group, Bertram Flesch selaku Presiden Rotary Club Tangerang, Nia K Schumacher selaku Ketua Rotary Community Corp, Ibu Suminah selaku Kepala Sekolah SDN Pondok Jagung Timur dan Ibu Rosalia selaku Kepala Sekolah SDS Dasana Indah beserta anak didik.

4

Acara serah terima juga dimeriahkan dengan penampilan anak-anak Sekolah Dasar berupa puisi berantai, yel-yel, dan tarian daerah.

6

Mother & Teens Connection, ‘We Have Fun, We Have Connection’ di LIPPO KARAWACI

motherteeenss

Apa yang Anda lakukan untuk menghabiskan waktu akhir pekan kemarin? Tidak dipungkiri, akhir pekan selalu menjadi momen yang dinantikan setiap keluarga untuk bisa berkumpul bersama di tengah kesibukan masing-masing. Pada tanggal 24 September 2016 kemarin, Focus On The Family Indonesia menghadirkan event Mother & Teens Connection untuk menciptakan momen eksklusif antara Ibu dan anak remajanya melalui rangkaian aktivitas menarik. Melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, para peserta berkesempatan untuk mengutarakan perasaannya satu sama lain, melatih kekompakan dan kerjasama, serta meningkatkan rasa saling pengertian bahwa masing-masing individu terlahir unik dan memiliki ciri khas tersendiri.

Aktivitas pertama diawali dengan games question list untuk mengetahui apakah Ibu dan anak remajanya saling mengenal satu sama lain. Awalnya, peserta akan diminta untuk mengisi biodatanya sendiri terkait kepribadiannya seperti hobi, warna favorit, cita-cita, berat badan, dll. Untuk mengetahui seberapa Ibu dan anak remajanya saling mengenal satu sama lain, peserta akan diberikan question list kedua dan diminta untuk mengisi list pertanyaan mengenai lawan pasangannya. Jawaban antara question list pertama yang sudah diisi peserta dengan question list yang sudah diisi lawan pasangannya akan dicocokan satu sama lain untuk dihitung seberapa banyak jawaban yang cocok. Aktivitas games yang diadakan ini bertujuan agar ibu dan anak remajanya saling menyadari bahwa tinggal bersama tidak menjamin ibu dan anak remajanya sudah saling mengenal satu sama lain secara mendalam.

fofi-mothers-teens-connection-demo-by-cheff-andy-hartono-min

Aktivitas kedua dilanjutkan dengan seminari singkat bertema Ingredients to a Healthy Relationship, di mana dalam kesempatan ini Ibu Vallerie Mellanov selaku Direktur Focus On The Family Indonesia memberikan tips-tips bagaimana membangun hubungan yang baik antara Ibu dan anak remajanya. Karena fase ini merupakan fase penting yang akan menentukan kepribadian anak di masa mendatang. Tidak hanya itu, seminar singkat ini juga mengajak para peserta untuk saling terbuka antara satu sama lain agar terciptalah hubungan yang sehat dalam keluarga. Para peserta khususnya anak remaja, diajak untuk bisa lebih terbuka dengan ibunya sendiri agar ibu dapat mengawasi pertumbuhan sang buah hati agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.

Setelah sesi seminar singkat, peserta kembali diajak untuk mengikuti aktivitas games Hunt & Mix, yakni peserta akan diminta menyusun berbagai alfabet yang sudah disiapkan secara acak sambil melatih kekompakan antara ibu dan anak remajanya. Tantangan yang dilalui peserta ialah, sang ibu yang sedang menggunakan penutup mata akan berperan untuk menyusun alfabet yang ada, sementara sang anak hanya berperan untuk mengarahkan ibu dalam merangkai susunan alfabet yang ada agar terbentuklah tulisan “I Love You Mama”. Pasangan peserta yang berhasil menyusun rangkaian alfabet tercepat akan menjadi pemenang dalam games ini.

fofi-mothers-teens-connection-gehar-ibu-melissa-dan-audie-saat-membuat-sandwich-min

Selanjutnya, para peserta diajak untuk membuat kreasi sandwich bersama dengan menata berbagai bahan yang sudah disiapkan oleh Mio Caro, salah stau sponsor acara ini. Di tengah kesibukan masing-masing, bisa menciptakan momen bersama antara ibu dan anak remajanya merupakan suatu hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Untuk itu, Focus On The Family Indonesia berupaya menciptakan momen eksklusif yang mungkin selama ini jarang dilakukan antara ibu dan anak remajanya melalui membuat kreasi sandwich bersama. Aktivitas ini dapat meningkatkan kerjasama dan kekompakan antara ibu dan anak remajanya sambil mengeksplor kreativitas yang dimiliki sang buah hati. Momen ini juga dapat menjadi momen bagi ibu untuk memberikan pembelajaran maupun penanaman nilai kepada sang anak dengan metode yang fun.

Menariknya, sebelum menyajikan kreasi sandwich yang sudah dibuat, ibu dan anak remajanya diajak untuk menampilkan tarian penyemangat bersama terlebih dahulu sambil menunjukkan kekompakan team. “Aku paling suka pas bikin sandwich tadi, karena ada dancing-dancingnya juga. Terus aku suka karena aku bisa foto-foto pas lagi momen seru dengan mami,” ujar Lana. Sebagai Ibu dari Lana, Ibu Wita juga mengungkapkan keseruan yang dirasakannya selama mengikuti event Mother & Teens Connection ini. “Acaranya seru karena kita bisa bersama-sama membuat sandwich bareng sambil dilengkapi dancing yang mungkin di rumah belum tentu bisa kita lakukan bersama. Gak cuma seru aja, acara ini juga touching feeling banget, karena disini anak lebih bisa enjoy untuk mengekspresikan dirinya, mom inilah diri aku yang sebenarnya,” ungkap Ibu.

fofi-mothers-teens-connection-lana-ibu-wita-dan-lino-saat-membuat-kreasi-sandwich-min

Sebagai puncak acaranya, Focus On The Family Indonesia memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengekspresikan ungkapan hatinya yang mungkin selama ini masih terpendam dan belum sempat diucapkan. Sesi love letter menjadi momen haru yang mampu menyentuh perasaan peserta, di mana peserta diminta untuk membacakan love letter yang sudah dituliskan untuk satu sama lain. Sesi ini berhasil menyentuh perasaan para peserta, sehingga menimbulkan haru dan isak tangis, tidak hanya bagi peserta melainkan juga para tim Focus On The Family Indonesia. Salah satu peserta Mother & Teens Connection mengakui, melalui sesi love letter ini ia dapat mengungkapkan perasaan terpendam yang belum sempat diucapkannya kepada sang Ibu. “Melalui acara ini akhirnya aku bisa ngungkapin isi hati yang selama ini belum sempat diungkapin. Masuk SMA ini aku lebih sering main bareng temen, jadi lewat acara ini aku mau say sorry sama mama karena aku jadi jarang ada di rumah dan gak bisa spend time banyak waktu dengan my mommy,” ujar Heaven.

Sementara Ibu Dian, Ibu dari Heaven juga menuangkan keasikan yang dirasakannya selama mengikuti event Mother & Teens Connection, “Saya sangat recommend sekali acara ini bagi para ibu yang memiliki anak remaja, karena kadang kita gak punya waktu, ibu sibuk bekerja dan anak sibuk sekolah. Di sini kita punya momen eksklusif hanya berdua saja.”

fofi-mothers-teens-connection-peserta-bersama-team-min

Untuk semakin memeriahkan euphoria keseruan acara Mother & Teens Connection, Focus On The Family Indonesia juga mengadakan kampanye di sosial media dengan hastag #HaveFunHaveConnection dan mengadakan lomba di Instagram untuk diikuti peserta. Lomba ini mengajak peserta untuk memposting momen seru yang dilaluinya selama acara Mother & Teens Connection dengan menggunakan hastag #HaveFunHaveConnection. Hal ini bertujuan agar para peserta dapat mengabadikan momen serunya dalam akun sosial media mereka, juga memudahkan keluarga Indonesia lainnya untuk melihat kumpulan keseruan Mother & Teens Connection melalui penggunaan hastag #HaveFunHaveConnection.

Selama kegiatan acara Mother & Teens Connection, 24 September 2016 di One PM Lifestyle Building Gading Serpong, Focus Family Indonesia membuka booth merchandise, di mana keuntungan yang didapatkan akan digunakan untuk donasi pelayanan kegiatan Focus On The Family Indonesia.

More Info please call :  Venny Lawrensia

082186012810 (vennylawrensia.fofi@gmail.com)

Ruang Rawat Inap Baru Persembahan MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

siloamm

Awal September lalu, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi (MRCCC) meresmikan ruang rawat inap baru khusus ibu dan anak yang terletak di lantai 32 dan ruang rawat inap VIP yang terletak di lantai 33. Penambahan ruang rawat inap ini sengaja dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar akan layanan kesehatan yang berkualitas.

Shimrath Paul, Direktur Eksekutif MRCCC Siloam Hospitals Semanggi mengatakan, bahwa dengan dibukanya ruang rawat inap ibu dan anak serta VIP yang baru ini, maka MRCCC ingin mengubah persepsi dan memperlebar pelayanan kesehatannya. “Selama ini rumah sakit kami hanya dikenal sebagai pusat perawatan kanker. Dengan adanya ruang rawat inap baru, kami juga ingin masyarakat tahu bahwa pelayanan berkualitas yang kami berikan tidak hanya sebatas itu,” tambahnya.

Agar semakin memudahkan para pasien, maka ruang rawat inap ibu dan anak tersebut juga dilengkapi dengan ruangan bersalin, fasilitas NICU, dan kamar rawat inap berdesain modern dengan tambahan pemandangan Kota Jakarta serta SCBD area yang semarak, terutama di malam hari.  “Dengan pemandangan Kota Jakarta yang indah dari ketinggian, serta suasana kamar yang terang dan modern, maka dapat membantu pemulihan kesehatan pasien sekaligus memberikan kenyamanan pada waktu pasien harus mendapatkan perawatan di rumah sakit kami,” tutup Shimrath.

SEMI OLYMPIC POOL DAN MINI WATER PARK DI ARA HOTEL GADING SERPONG

ara-hotel

Ara Hotel Gading Serpong adalah Hotel Bintang 3 pertama yang dikelola oleh Parador Hotels & Resorts, yang terletak di ARA Center, JL. CBD Barat, Gading Serpong, Tangerang. Salah satu keunikan dan keunggulan yang ada di Ara Hotel Gading Serpong adalah terdapat  kolam renang semi Olympic Pool sedalam 1.4 meter dan juga terdapat mini water park yang sangat cocok untuk anak-anak.

Di kolam renang mini water park yang ada di Ara Hotel Gading Serpong juga terdapat water slide dan ember tumpah yang pastinya menjadi tempat favorit anak-anak saat berlibur atau mengisi aktivitas saat weekend. Tidak hanya tamu yang menginap di Ara Hotel Gading Serpong saja yang dapat menikmati fasilitas kolam renang yang menyenangkan ini, tamu yang datang untuk menikmati makanan dan minuman di YuGo Restaurant pun juga dapat menikmati fasilitas ini.

Yuk langsung saja datang untuk booking menginap di Ara Hotel Gading Serpong atau bisa juga datang ke YuGo Restaurant untuk menikmati paket YuGo Wet Dine-In seharga Rp65,000Net/Pax/Day, karena Anda akan menikmati paket makanan yang lezat + Ice Tea serta bisa berenang di semi Olympic pool dan mini water park yang ada di Ara Hotel Gading Serpong. Untuk reservasi terlebih dahulu, Sahabat Ara dapat menghubungi 021-2920 5999.

 

PAKET BERBAGI YOSHINOYA

kilas-okt-16

Yoshinoya, Restoran Beef Bowl nomor satu di Jepang, kembali meluncurkan paket baru dengan nama Paket Berbagi Yoshinoya. Lewat paket tersebut, restoran yang telah memiliki 60 gerai  di Indonesia ini ingin lebih memperkenalkan kelezatan menu Beef Bowl, yang selalu di racik dengan menggunakan bahan-bahan terbaik, seperti 100% daging sapi USA pilihan dan sayuran segar.

Dalam satu paket,  sudah tersedia dua menu Beef Bowl favorit, yakni Original atau Yakiniku, 4 potong Chicken Karaage, 2 porsi Crispy Spinach, 2 botol minuman, dan dilengkapi dengan hidangan penutup 2 puding coklat yang lezat.

Paket Berbagi Yoshinoya dapat dinikmati atau disantap di tempat, pesan bawa pulang, dan pesan antar. Paket tersebut tentu sangat cocok untuk makan beramai-ramai bersama keluarga. Cukup pesan satu paket untuk makan berdua, atau pesan lima paket untuk bersepuluh.

october