Kilas

Indofood Luncurkan Situs Memasak

kilas_1

Memasak dapat menjadi kegiatan yang seru dan menyenangkan bagi siapapun, namun dengan keterbatasan informasi, pertanyaan seperti “Masak Apa Ya” kerap muncul dalam benak kita sehari-hari. Oleh karena itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), meluncurkan kembali situs memasak : masakapaya.com.

Fierman Authar, sebagai Head of Consumer Engagement Corporate Marketing ICBP mengatakan, “Memasak dan makan bersama merupakan suatu pengalaman spesial yang dapat mempererat hubungan anggota keluarga. Oleh karena itu, ICBP menghadirkan sahabat di dapur bagi konsumen Indonesia dalam bentuk situs untuk memasak dan kuliner yang lengkap sekaligus berkualitas.”

Situs www.masakapaya.com dirancang dengan berbagai fitur yang mudah digunakan dan telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Vini Juliana, sebagai Digital Engagement Manager Corprate Marketing ICBP menjelaskan, “Situs ini memudahkan konsumen untuk mendapat daftar menu, dan membuat hidangan mulai dari menu rumahan hingga menu untuk acara spesial. Selain itu, terdapat juga fitur gizipedia, masakpedia, video resep memasak, dan konsumen juga bisa mengirimkan berbagai kreasi resepnya untuk ditampilkan di situs Masak Apa Ya.”

Keterbatasan Bukanlah Halangan

kilas foto grafer prof

Keterbatasan fisik bukanlah halangan bagi Achmad Zulkarnain, seorang fotografer yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur untuk berkarya dan berprestasi. Walaupun pria yang akrab disapa Bang Dzoel ini terlahir tanpa tangan dan kaki, namun dengan ketekunan dan kegigihannya, ia berhasil menjadi fotografer profesional.  Bahkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Banyuwangi ini bercita-cita menggelar pameran foto tunggal bertemakan aktivitas anak-anak berkebutuhan khusus. “Saya ingin mengangkat difabel itu bisa berkarya dan bekerja, bukan sosok yang dipandang sebelah mata kapan pun kita mau,” pungkas pria yang sering menjadi pembicara motivasi di berbagai acara ini.

Ia pun kerap memberikan pelatihan fotografi di sejumlah kampus dan sekolah. Atas kegigihannya tersebut, Pt. Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia memngapresiasinya dengan memberikan penghargaan khusus berupa perangkat fotografi kamera Canon EOS 6D berikut Battery Grip BG-E13 dan lensa Canon EF 70200mm f/4 L USM di ajang Canon PhotoMarathon Indonesia 2017 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu, 4 November 2017 yang lalu.

Orangtua Indonesia Bisa Mendapatkan Rp 3 Juta Dengan Menjual Barang Preloved

Carousell, sebuah mobile classifieds marketplace, mengadakan survei dengan 1.000 orang Indonesia berusia 20-40 tahun, yang menunjukkan bahwa 54% orangtua Indonesia menghabiskan hingga Rp 1 Juta untuk membeli keperluan anak mereka setiap bulannya, 28% menghabiskan hingga Rp 3 juta, dan 18% menghabiskan lebih dari Rp 5 juta. Dorongan untuk membeli hal di luar kebutuhan telah menjadi salah satu alasan mengapa mereka cenderung banyak menimbun barang dengan jangka waktu pemakaian yang pendek.

Hal ini masih ditambah dengan 39% dari orang Indonesia sulit menjual atau membuang sebuah barang tidak terpakai karena adanya kenangan yang melekat pada barang tersebut.  Untungnya, orang tua Indonesia juga memahami solusi terbaik bagi keluarga. Menjual barang  preloved telah menjadi jawaban dalam membantu merapikan rumah sekaligus juga untuk mendapatkan uang tambahan. Dalam survei tersebut, 70% orangtua Indonesia beranggapan bahwa mereka dapat mendapatkan uang tambahan sebesar hingga Rp 3 juta dengan menjual mainan, baju, dan produk bayi yang tidak terpakai lagi, di mana uang tersebut bisa digunakan untuk keperluan penting lainnya seperti membeli asupan makanan atau dana pendidikan.

Survei Carousell juga mengungkapkan bahwa orangtua Indonesia adalah penggemar barangbarang preloved, terutama yang berkaitan dengan keperluan bayi. 84% masyarakat Indonesia bahkan tidak segan membeli barang preloved, termasuk seperti baju, stroller, dan mainan anak-anak. Ini adalah sebuah angka yang bahkan lebih tinggi dari nilai rata-rata global dan negara lain di Asia Pasifik.

Keterbatasan fisik bukanlah halangan bagi Achmad Zulkarnain, seorang fotografer yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur untuk berkarya dan berprestasi. Walaupun pria yang akrab disapa Bang Dzoel ini terlahir tanpa tangan dan kaki, namun dengan ketekunan dan kegigihannya, ia berhasil menjadi fotografer profesional.  Bahkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Banyuwangi ini bercita-cita menggelar pameran foto tunggal bertemakan aktivitas anak-anak berkebutuhan khusus. “Saya ingin mengangkat difabel itu bisa berkarya dan bekerja, bukan sosok yang dipandang sebelah mata kapan pun kita mau,” pungkas pria yang sering menjadi pembicara motivasi di berbagai acara ini.

Ia pun kerap memberikan pelatihan fotografi di sejumlah kampus dan sekolah. Atas kegigihannya tersebut, Pt. Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia memngapresiasinya dengan memberikan penghargaan khusus berupa perangkat fotografi kamera Canon EOS 6D berikut Battery Grip BG-E13 dan lensa Canon EF 70200mm f/4 L USM di ajang Canon PhotoMarathon Indonesia 2017 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu, 4 November 2017 yang lalu.

Magnum Bagikan 5.000 Koleksi Fashion Eksklusif

MAGNUM 770

Magnum, es krim premium produksi PT Unilever Indonesia Tbk. mengawali tahun 2017 dengan menghadirkan serangkaian kejutan istimewa bagi para pleasure seekers. Dengan kembali mengangkat tema fashion, Magnum mempersembahkan Magnum Fashion Collection berupa 5.000 koleksi fashion hasil kolaborasi dengan para desainer muda Indonesia ternama yang kini bisa dimiliki pleasure seekers dengan mudah melalui program ’Magnum Fashion Giveaway’. Program ini adalah bentuk apresiasi Magnum bagi para pecinta Magnum White Almond dan juga peluncuran kampanye Magnum yang baru di tahun 2017, yaitu #NeverStopPlaying.

Amalia Sarah Santi selaku Head of Marketing Ice Cream PT Unilever Indonesia Tbk. menjelaskan, ”Sejak diluncurkan tahun 2015 lalu, varian Magnum White Almond telah menjadi salah satu varian terfavorit para pleasure seekers penggemar Magnum hingga saat ini. Oleh karena itu, kami ingin semakin mengangkat excitement mereka terhadap varian ini dengan meluncurkannya dalam kemasan limited edition yang memiliki desain lebih playful, sesuai dengan tema kampanye #NeverStopPlaying yang hari ini juga kami perkenalkan.”

Dalam kesempatan ini, Magnum berkolaborasi dengan sederetan desainer muda Indonesia yang terkenal akan karya fashion mereka yang begitu playful dan edgy untuk mempersembahkan ’Magnum Fashion Collection’. Keseluruhan koleksi fashion ini terinspirasi dari sensasi kelezatan Magnum White Almond yang mengingatkan kita pada momen-momen playful dan ceria. Beberapa dari desainer muda tersebut turut hadir dalam acara hari ini, mereka adalah Rinda Salmun, Gloria Agatha, Tommy Ambiyo Tedji, Diana Rikasari, Kara Nugroho dan Putri Katianda, Amanda Mitsuri, serta Tania Andina Kardin dan Kania Diedra Isni.

Kasih Sayang, Kasih Dove

WEB KILAS DOVE

12 Januari lalu, PT Mars Symbioscience Indonesia lewat salah satu brand-nya, DOVE Chocolate, meluncurkan “Kasih Sayang, Kasih Dove”, sebuah kampanye yang mengajak masyarakat untuk lebih terbiasa mengekspresikan kasih sayang, bukan hanya ke pasangan, tetapi juga ke orang tua, kakak atau adik dan sahabat. Ekspresi kasih sayang memberikan manfaat dalam mempererat hubungan emosional dengan orang-orang sekitar.

“Kasih sayang itu sangat luas maknanya. Kita bisa memberikan kasih sayang ke semua orang, terutama ke orang-orang terdekat kita. Mereka selalu memberikan kasih sayangnya dengan berbagai cara. Namun, seringkali kita lupa untuk menga­presiasinya, bahkan untuk sekadar mengucapkan terima kasih. Melalui kampanye Kasih Sayang, Kasih DOVE yang diluncurkan menjelang hari Kasih Sayang, kami ingin menyampaikan bahwa mengekspresikan kasih sayang ke orang tua, kakak atau adik dan sahabat sama pentingnya dengan megekspresikan kasih sayang ke pasangan, karena akan memberikan aura positif untuk sekeliling kita,” papar Gemita Pasaribu, Country Marketing Manager Mars Chocolate Indonesia.

Untuk semakin memperkuat pesan kampanye Kasih Sayang, Kasih DOVE, DOVE Chocolate mengadakan kegiatan digital 3 Days Challenge di akun instagram @dovechocolateid. Masyarakat diajak untuk mengek­spresikan kasih sayangnya ke orang tua, saudara dan sahabat selama tiga hari berturut-turut yang akan memperebutkan hadiah menarik dari DOVE Chocolate.

Unilever Lengkapi Sarana RPTRA Cideng

unilever

Pahami pentingnya membangun dunia yang lebih baik, demi masa depan generasi mendatang, Unilever bersama dengan Hypermart Januari lalu merealisasikan hasil dari kampanye brightFuture ‘Selamat Tinggal Dunia Lama’ di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kenanga, Cideng, Jakarta dalam bentuk perbaikan fasilitas serta mengajak relawan untuk melakukan edukasi ke masyarakat sekitar RPTRA. Realisasi kampanye ini dapat terselenggara atas dukungan masyarakat yang turut berkontribusi mendukung kampanye brightFuture.

Sancoyo Antarikso, Governance and Corporate Affairs Director & Corporate Secretary, PT Unilever Indonesia Tbk., mengungkapkan “Kampanye brightFuture merupakan salah satu pengejawantahan dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP), yang merupakan strategi kami dalam menumbuhkan bisnis seraya mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari bisnis kami, serta meningkatkan manfaat positif bagi masyarakat. Sejalan dengan tema brightFuture yang kami usung sejak tahun lalu yaitu ‘Selamat Tinggal Dunia Lama’, kami berupaya untuk mengajak masyakarat untuk berkontribusi dalam membangun dunia baru yang lebih baik, khususnya bagi anak-anak kita. Dunia tempat anak bisa tumbuh di lingkungan yang lestari dan sehat serta menjalani masa kecilnya dengan gembira.”

Selain melengkapi dan memperbaiki berbagai sarana di RPTRA Cideng, Unilever juga memberikan edukasi terhadap 60 ibu PKK dan Posyandu mengenai Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) yang terintegrasi seperti, mencuci tangan pakai sabun, sikat gigi pagi dan malam, menjaga kebersihan kamar mandi, mengeksplor luar ruang karena berani kotor itu baik, mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang. Selain itu Unilever juga memberikan edukasi mengenai bagaimana menjaga fasilitas publik termasuk cara mengelola sampah.

Produk Makanan dan Minuman di Indonesia Harus Memiliki Izin Edar

Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman (PIPIMM) meminta supaya seluruh produk makanan dan minuman yang beredar di pasaran Indonesia harus aman dikonsumsi dan memiliki izin edar. Permintaan ini disampaikan di Jakarta, 30 Januari lalu saat media briefing mengenai keamanan pangan produk minuman untuk kesehatan masyarakat.
Dalam briefing juga disebutkan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merupakan badan yang paling bertanggung jawab untuk memastikan keamanan produk makanan minuman di Indonesia sesuai standar yang diakui dunia maupun standar pemerintah. Karena itu, semua makanan dan minuman yang beredar harus dikontrol terlebih dahulu dan memiliki izin edar, termasuk produk yang dihasilkan industri kecil.
Lebih lanjut Direktur Standarisasi Produk Pangan BPOM Indonesia, Tetty Helfery Sihombing mengatakan bahwa semua produk minuman yang beredar di pasar Indonesia yang telah mendapatkan izin edar BPOM akan ditandai dengan nomor MD untuk produk dalam negeri atau ML untuk produk luar negeri.”Jika sudah ditulis MD atau ML di kemasannya maka produk itu telah melewati rangkaian proses pemeriksaan dan pengujian yang ketat. Sehingga, dinyatakan memenuhi kaidah standar mutu dan keamanan pangan yang berlaku,” ujarnya.

KENALI GEJALA EPILEPSI SEJAK DINI

Setiap orang punya potensi terkena epilepsi, tanpa memandang usia, gender maupun status ekonomi. Karena itu, para orangtua wajib mempunyai pengetahuan yang cukup agar dapat melakukan deteksi dini penyakit epilepsi pada si kecil. Dengan demikian, pertolongan medis yang tepat dapat segera diberikan sehingga anak yang terkena epilepsi bisa dikurangi gejala kekambuhannya bahkan disembuhkan. Kurang lebih itulah pesan yang ingin disampaikan dalam seminar “Unmask Epilepsy! Terapi yang Tepat akan Mengurangi Gejala Kekambuhan” yang dilangsungkan di salah satu hotel di Jakarta akhir Januari lalu.
Dalam kesempatan tersebut, neurolog dari Rumah Sakit Ciptomangun Kusumo, dr. Fitri Octaviana Sumantri menjelaskan bahwa epilepsi adalah penyakit saraf pada otak yang penyebabnya agak sulit ditentukan. Dalam beberapa kasus diketahui bahwa epilepsi terjadi karena adanya gangguan perkembangan otak saat dalam kandungan, akibat kecelakaan dan juga faktor keturunan.
Sementara DR dr Irawan Mangunatmadja SpA(K) mengatakan bahwa gejala epilepsi pada anak tidak hanya sekedar kejang-kejang atau kaku di seluruh tubuh. Serangan epilepsi juga bisa ditandai dengan anak yang tiba-tiba sering bengong. Selain itu bila ada gerakan anak yang tidak seperti biasanya dan berulang maka kita juga harus mencurigai bahwa anak mengalami serangan epilepsi. Lepas dari itu, orang dengan epilepsi (ODE) bisa hidup normal dan disembuhkan. Atau paling tidak dikurangi gejala kekambuhannya, asal disiplin dengan terapi pengobatan yang diberikan oleh dokter.

february