Kehamilan

Waspadai Gigi Berlubang saat Hamil

Wednesday, 2 March 2016

Jangan pernah sepelekan masalah gigi saat hamil. Sebab gigi berlubang ternyata bisa sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan janin.

Kesehatan gigi seringkali diremehkan saat hamil. Pasalnya, banyak yang berpikiran bahwa gigi tidak ada hubungannya dengan kesehatan janin. Padahal sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa gigi yang berlubang bisa menjadi salah satu penyebab keguguran. Karena itu, jangan malas melakukan pemeriksaan gigi sebelum merencanakan kehamilan, dan terus melakukan pemeriksaan rutin selama kehamilan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Drg Edward Daniel, yang membuka praktek di bilangan Jakarta Barat mengamini bahwa memperhatikan kesehatan gigi saat hamil adalah hal yang sangat penting. Ia juga menjelaskan bahwa ketika seorang ibu hamil maka akan terjadi perubahan hormon yang berpengaruh pada kesehatan gusi dan gigi.

Gusi menjadi lebih rentan tehadap peradangan, sehingga lebih mudah berdarah. Umumnya hal itu diperparah dengan tindakan pengabaian kebersihan mulut, sehingga terbentuk plak yang mengandung bakteri.

Lebih lanjut, Drg Edward mengatakan bahwa gigi berlubang, sekecil apa pun pada ibu hamil harus selalu diperhatikan.

Sebab menurutnya, gigi berlubang akan mempengaruhi jaringan penyangga gigi dan akhirnya bisa membuat gigi goyah. Saat itulah bakteri yang menyebabkan peradangan terbawa ke aliran darah dan berpotensi menyebabkan masalah kesehatan di bagian tubuh yang lain, termasuk rahim ibu.

Masukya bakteri ke aliran darah bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur dan kelahiran dengan berat badan rendah. Bahkan, sebuah studi di Center of Oral and Systemic Diseases, University of North Carolina menemukan fakta bahwa risiko yang ditimbulkan dari masalah gigi berlubang sama parahnya dengan risiko akibat merokok ata pun mengkonsumsi alkohol selama kehamilan. Dampaknya bukan hanya kelahiran prematur dan kekurangan berat badan, tetapi juga bisa menimbulkan keguguran.

“Itulah sebabnya perlu dilakukan pemeriksaan gigi pada calon ibu hamil, sehingga semua tindakan yang perlu dilakukan, seperti penambalan dan pencabutan gigi bisa dilakukan sebelum kehamilan. Jika sudah terlanjur hamil, tetap lakukan pemeriksaan rutin., sehingga bisa dilakukan pencegahan sesuai kondisi,” jelas Drg Edward.

Jaga Kebersihan

Informasi serupa juga dikampanyekan banyak dokter gigi dan pemerintah, di antaranya di situs betterhealth.vic.gov.au. Disebutkan, bayi yang lahir prematur akibat buruknya kesehatan gusi dan gigi ibu, akan memunculkan rentetan masalah kesehatan lain, di antaranya cerebral palsy dan masalah terkait penglihatan serta pendengaran bayi.

Penelitian menunjukkan sekitar 18 dari 100 kelahiran prematur, dipicu oleh infeksi kronis pada gusi gigi. Oleh karena itu, perawatan gigi sebelum kehamilan dan juga pemeriksaan rutin selama kehamilan dapat mengurangi 80% risiko kelahiran prematur akibat buruknya kesehatan gigi dan gusi pada calon ibu.

Untuk menjaga kebersihan gigi, disarankan setidaknya pada calon ibu menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi fluoride, membersihkan dengan benang gigi, dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi.

Saat sedang hamil, jangan lupa memberitahukan tentang kehamilan tersebut, sehingga dokter gigi bisa menghindari tindakan berisiko, misalnya menunda penggunaan x-ray dan bisa melakukan konsultasi pada dokter kandungan, saat akan menggunakan tindakan anestesi.

Masalah hormon pada ibu hamil bukan satu-satunya penyebab langsung rentannya kondisi gigi dan gusi. Lonjakan hormon juga memicu akibat lain seperti, mengidam makanan manis dan seringkali muntah, yang kemudian tidak diikuti dengan tindakan pembersihan area mulut. Akibatnya, kuman menjadi lebih cepat bereaksi.

Dijelaskan bahwa radang gusi lebih sering terjadi pada trisemester kedua kehamilan. Gejalanya meliputi pembengkakan pada gusi dan pendarahan, terutama ketika menyikat gigi.

Karena sering dianggap sepele dan tidak diobati, akhirnya meningkat menjadi radang gusi kronis yang bisa mempengaruhi janin. Karena itu, jika para calon bunda mengalami gejala seperti yang sudah disebutkan, sebaiknya segera datang berkonsultasi ke dokter gigi.

TIPS

1. Lakukan pemeriksaan gigi dan gusi saat mulai merencanakan kehamilan.

2. Tetap lakukan pemeriksaan rutin saat hamil dan jangan lupa memberitahu dokter yang memeriksa bahwa diri Anda sedang hamil.

3. Jangan menyikat gigi segera setelah muntah. Asam lambung yang naik setelah muntah, ditambah gosokan sikat yang kuat bisa menggores lapisan email yang melindungi gigi. Sebaiknya bilas atau kumur-kumur dengan air biasa terlebih dahulu kemudian ditindak lanjuti dengan obat kumur fluoride. Satu jam kemudian, baru lakukan tindakan menyikat gigi.

LATEST TOP NEWS