Kehamilan

Punya Hewan Peliharaan Saat Hamil, Amankah?

Wednesday, 2 January 2019

” Konon, hewan peliharaan terutama kucing harus dijauhi ibu hamil karena dapat menularkan penyakit toksoplasma. Benarkah? “

Bagi sebagian besar pecinta binatang, hewan peliharaan seringkali dianggap sebagai bagian dari anggota keluarga. Tak heran ketika merawatnya, mereka pun melakukannya dengan sepenuh hati. Tapi yang menjadi masalah, bagaimana jika suatu saat si pemilik hewan tersebut hamil? Bukankah hewan peliharaan seperti kucing dan anjing ditenggarai sebagai penyebab penyakit toksoplasma yang dapat membahayakan kehidupan janin?

Menjawab masalah tersebut, dr. Med Firman Santoso, SpOG dari Brawijaya Hospital Antasari menjelaskan bahwa toksoplasma pada dasarnya adalah suatu penyakit (infeksi) yang diakibatkan oleh parasit bernama Toxoplasma gondii. Parasit itu sendiri memang lebih sering ditemukan pada hewan peliharaan seperti kucing. Sementara pada anjing atau kelinci, Toxoplasma gondii jarang terdeteksi.

“Ya benar, kucing memang merupakan transmitter atau penyebab utama dari penyakit toksoplasma. Sebab, parasit Toxoplasma gondii hidupnya di dalam pencernaan kucing sehingga bisa ikut keluar dari tubuhnya lewat kotorannya. Meski demikian, bukan berarti saat hamil kita harus langsung membuang kucing peliharaan lho. Selama mengikuti petunjuk dokter, ibu hamil tetap boleh kok memelihara kucing atau hewan peliharaan lain seperti anjing dan kelinci,” ujarnya

Selalu Jaga Kebersihan

Dokter Firman juga menjelaskan bahwa pada lakilaki atau wanita dewasa yang sedang tidak hamil, parasit Toxoplasma gondii sebenarnya hampir tidak menimbulkan gejala apapun yang mengganggu. Kalaupun ada gejalanya, itu hanya berupa flu ringan atau sedikit nyeri di sendi.

Namun lain halnya dengan wanita hamil. Masuknya parasit Toxoplasma gondii ke dalam tubuhnya bisa jadi hal yang membahayakan. Karena parasit ini bisa menyebabkan infeksi yang mengakibatkan janin dalam kandungan mengalami pengapuran otak, kerusakan retina mata, kehilangan pendengaran (tuli), lahir dengan berat badan rendah atau bahkan keguguran.

“Dampak yang diakibatkan toksoplasma memang menakutkan. Tapi, tingkat penularaannya pada wanita hamil bisa dikatakan rendah, hanya sekitar 10-20% saja di trimester pertama. Baru di trimester ketiga, risiko terinfeksi parasit Toxoplasma gondii meningkat sampai 60%,” katanya.

Risiko itu sendiri menurut dokter Firman bisa diminimalisir bahkan dihilangkan apabila kita disiplin dalam soal kebersihan. Misalnya, dengan selalu mencuci tangan sebelum makan atau setelah memegang hewan peliharaan, dan selalu menjaga kebersihan kandang beserta hewan peliharaannya.

“Karena parasit ini ada di dalam kotoran hewan peliharaan, maka ibu hamil sebisa mungkin memang tidak berhubungan dengan kandang atau tempat kotoran hewan peliharaannya. Kalaupun harus membersihkan kandang, gunakan sarung tangan sekali pakai. Ibu hamil untuk sementara waktu sebaiknya juga menghindari kegiatan berkebun. Sebab hewan peliharaan seperti kucing atau anjing itu kan juga suka buang kotoran di kebun atau tanah kosong,” terang dokter Firman lagi.

Pemeriksaan TORCH

Lebih jauh dokter Firman mengatakan bahwa di samping ada pada kotoran hewan peliharaan seperti kucing, parasit Toxoplasma gandii sebenarnya juga kerap ditemukan pada daging. Karena alasan itulah, pantang bagi ibu hamil untuk mengonsumsi makanan apapun yang setengah matang, termasuk daging.

“Satu hal lagi, selain harus selalu menjaga kebersihan bersama hewan peliharaan dan memastikan semua makanan yang dikonsumsi benar-benar matang, wanita yang berencana hamil atau sudah terdeteksi hamil sebaiknya juga menjalani pemeriksaan TORCH,” sarannya.

Adapun TORCH merupakan singkatan dari Toxoplasma, Other Infection, Rubela, Cytomegalovirus/CMV dan Herpes simplex. Pemeriksaan TORCH itu sendiri dilakukan dengan cara mengambil sampel darah untuk dideteksi antibodinya secara spesifik terhadap penyakit-penyakit tersebut. Jika hasil pemeriksaan positif menunjukkan adanya TORCH, maka dokter kandungan umumnya akan meminta tes lanjutan untuk menguatkan diagnosa dan menentukan pengobatannya sedini mungkin.

Iklan Mom and Bab

event

Blossom Of Spring @Pluit Village

14 Jan 2018 11:55 AM

Kids Winter Festival

13 Dec 2017 11:15 AM

Pakar Menjawab

Tindik bayi yang aman

ferdyy

dr. Ferdy Limawal

SpA

LATEST TOP NEWS