Kehamilan

Kenali Tugas Ayah dalam Kehamilan

Thursday, 30 March 2017

Ketika hamil, terjadi  perubahan fisik maupun mental yang harus dialami calon ibu. Semua itu tentu mengagetkan dan bisa jadi perkara yang cukup sulit untuk ditanggung seorang diri. Lalu, bagaimana peran ayah untuk meringankannya?

Kehamilan adalah anugerah yang terindah bagi pasangan. Berbagai persiapan pun akan dilakukan calon orangtua guna menyambut sang buah hati yang didambakan. Tentu saja persiapan dan tugas yang paling utama adalah menjaga kondisi ibu hamil dan memantau kondisi perkembangan janin.

Tapi tahukah Anda? Sejatinya tidak hanya calon ibu yang harus melakukan tugas menjaga kondisi janin. Sebagai suami, pendampingan dan dukungan dari calon ayah juga sangat diperlukan. Tidak hanya di masa kehamilan, namun juga di masa persalinan hingga pasca melahirkan.

Masa kehamilan

Di awal kehamilan, kondisi fisik calon ibu kebanyakan masih dalam tahap penyesuaian. Rasa mual dan tidak enak badan terkadang lebih mendominasi.  Di saat seperti itu, berilah banyak  perhatian dan dukungan untuk istri. Jadilah pendengar yang baik atas segala keluh kesahnya. Dampingi dan bimbing istri dalam menghadapi perubahan yang terjadi selama masa mengandung.

Di samping itu, mengedukasi diri sendiri mengenai kehamilan dan persalinan juga diperlukan. Dengan mengedukasi diri sendiri, maka suami akan lebih tahu dan siap menghadapi kejadian-kejadian yang tidak terduga. Jangan lupa, selalu luangkan waktu untuk menemani istri ke dokter dan mendiskusikan perkembangan janin.

Tidak hanya itu, meringankan beban istri  dengan membantunya mengerjakan perkerjaan rumah atau menawarkan istri untuk beristirahat juga sangat membantu. Yang terpenting, , jangan ragu untuk menunjukkan rasa sayang kepada istri dengan memeluknya atau memberikan pijatan saat istri kelelahan. Terakhir jangan lupa untuk mencurahkan rasa sayang kepada bayi dalam kandungan dengan mengajaknya bicara atau sekedar mengelus perut calon ibu.

Masa Persalinan

Berdasarkan usia kandungan, kita bisa memprediksi kelahiran buah hati ke dunia. Namun ada kalanya hari kelahiran datang secara tiba-tiba. Tugas utama calon ayah menjelang tanggal persalinan yaitu selalu siaga dan siap dihubungi kapan saja untuk mendampingi calon ibu dalam proses persalinan.

Selain itu, calon  ayah juga bisa membantu mempersiapkan barang-barang yang dibutuhkan oleh ibu dan anak selama masa pemulihan di rumah sakit. Pastikan ada satu tas yang berisi barang kebutuhan tersebut sudah siap sedia untuk dibawa kapanpun juga.

Ketahui juga tentang metode persalinan yang telah disepakati  bersama sebelumnya. Dengan mencukupi pengetahuan mengenai proses persalinanyang dipilih, calon ayah bisa segera mengambil keputusan saat terjadi perubahan yang tak terduga.

Saat tiba waktunya bersalin, damping terus calon ibu agar tidak merasa ditinggalkan. Suami juga bisa membantu meringankan rasa sakit yang dirasakan calon ibu dengan mengelusnya dan memberikan katakata lembut penuh motivasi dalam melewatinya.

Pasca Melahirkan

Ketika proses persalinan telah selesai, bukan berarti tugas suami berakhir. Sebab dengan hadirnya seorang bayi, pola hidup pun berubah drastis. Demi tugas menyusui dan menjaga bayi, istri bisa kurang tidur dan mengalami kelelahan yang amat sangat.

Karena itu,  penting bayi ayah untuk mencari tahu berbagai informasi mengenai mengurus anak. Jangan ragu untuk belajar mengganti popok, menggantikan baju anak, dan memandikan anak, sehingga bisa bergantian menjaga sang buah hati dan meringankan tugas istri.

Bantu juga istri dalam proses memberikan ASI. Masingmasing Ibu biasanya memiliki rintangan sendiri dalam memberikan ASI. Disinilah sosok suami berperan penting untuk membantu ibu melewati rintangan tersebut agar ASI dapat keluar dengan lancar. Tak lupa, selalu perhatikan kondisi psikis istri. Tak jarang ibu mengalami kondisi baby blues setelah melahirkan sehingga memerlukan lebih banyak perhatian dan cinta agar dapat segera melewati masa-masa tersebut.

LATEST TOP NEWS