Cantik

Sehat & Langsing dengan Terapi Air

Thursday, 24 May 2018

Konon, terapi air bisa menyehatkan sistem pencernaan dan membantu proses pelangsingan tubuh. Benarkah?

Tak bisa dipungkiri, air memang memegang peranan penting bagi tubuh. Selain dapat menghilangkan rasa haus, air juga dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga kita bisa terhindar dari dehidrasi.

Pada abad ke-18, para ahli kesehatan dari India, Jepang, dan China terus menyelidiki manfaat lain dari air. Sampai ditemukanlah terapi air, yaitu suatu terapi dimana air putih digunakan untuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan cara meminumnya begitu bangun tidur. Saat minum, perut harus dalam keadaan kosong sehingga air dapat membantu proses alami detoks, termasuk membersihkan usus besar.

Prinsip terapi air tersebut terus berkembang hingga sekarang. Sebagian besar ahli gizi banyak yang menyarankan untuk minum segelas air putih saja begitu bangun tidur. Tapi ada juga yang mengatakan air yang di minum harus dalam kondisi hangat agar lebih bermanfaat. Beberapa tahun belakangan juga muncul cara hidup sehat dengan infuse water. Intinya, semua prinsip itu berdasar pada terapi air yang diyakini dapat membuat badan lebih sehat, organ tubuh bekerja dengan lebih baik, dan jika kebiasaan ini dilakukan dalam jangka panjang, maka tubuh akan langsing dengan sendirinya

Terapi Air Jepang

Dari sekian banyak jenis terapi air, terapi air Jepang belakangan menjadi tren. Caranya mudah, murah, dan tidak memunculkan efek samping. Intinya, jumlah air putih yang harus diminum setelah bangun tidur tidak berlebih. Sebab jika dalam satu waktu air putih di minum langsung secara berlebih, maka kabarnya bisa membuat darah menjadi encer serta bisa menyebabkan pembengkakan pada sel otak

Dengan menerapkan terapi air Jepang, maka berbagai penyakit yang muncul akibat kondisi pencernaan yang tidak sehat akan segera pulih. Karena air putih diyakini bisa membersihkan usus besar dan meningkatkan kerja sistem pencernaan. Sebuah penelitian juga telah membuktikan, terapi air Jepang bisa membantu mengatasi sakit kepala, diare, diabetes, asma, penyakit mata, gangguan menstruasi, gangguan telinga dan tenggorokan, denyut jantung, membantu proses peresapan vitamin dari makanan, mengurangi stres, dan akhirnya akan membantu proses pelangsingan tubuh. Berikut langkah yang harus dilakukan saat menerapkan terapi air Jepang :

1. Begitu bangun tidur, sebelum melakukan aktivitas apa pun (termasuk menggosok gigi) minumlah sekitar 600 ml hingga  750 ml air putih.
2. Jika belum mampu, lakukan secara bertahap. Minum dulu satu gelas, dan ditingkatkan berlahan.
3. Setelah itu bisa melakukan aktivitas rutin, termasuk sikat gigi.
4. Jangan makan terlebih dahulu, hingga setidaknya 45 menit.
5. Lakukan aktivitas olahraga ringan seperti berjalan santai atau cepat.
6. Setelah makan pagi, siang, dan malam. jangan minum apa pun setidaknya selama dua jam.
7. Karena itu, makanlah dengan berlahan, kunyah dengan baik.
8. Hindari makan sembari berdiri.

Manfaat Terapi Air

1. Paling menonjol tubuh kita akan terhidrasi dengan baik. Setelah terapi air di pagi hari, minumlah sesuai dengan kebutuhan. Banyak yang bertanya berapa yang dibutuhkan? Para ahli selalu menjawab, kebutuhan setiap orang berbedabeda. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa lelaki membutuhkan lebih banyak air dibandingkan dengan perempuan.
2. Minum air yang cukup, dlengkapi dengan tidur yang cukup akan membuat kulit wajah tampat lebih sehat, kenyal, dan bercahaya.
3. Terapi air membersihkan usus besar dari racun-racun makanan yang dikonsumsi.
4. Seperti sudah diketahui, otak terdiri dari 75% air.  Terapi air akan membantu seseorang menjadi lebih fokus dan bisa membantu memperbaiki ingatan.
5. Penelitian membuktikan, mengonsumsi air putih di pagi hari bisa membantu meningkatkan metabolisme hingga 24%. Peningkatan metabolisme akan membantu seseorang menjadi lebih langsing.
6. Menghilangkan sakit kepala yang terjadi karena dehidrasi.

Terlepas dari cara dan manfaat melakukan terapi air, dunia kedokteran selalu menyarankan untuk mengonsumsi air putih dan membatasi minuman manis dan berkarbonasi.

LATEST TOP NEWS