Bermain

Bermain di Gunung Banyak

Tuesday, 26 June 2018

“Melihat keindahan Kota Batu ternyata bisa dilakukan sembari terbang menjelajahi langit biru atau memandang dari ketinggian rumah pohon.”

MELAKUKAN aktivitas alam bebas bersama keluarga bisa sangat mengasyikkan dan yang jelas dapat mempererat hubungan antar keluarga. Jika datang ke Kota Batu, Jawa Timur, lengkapi liburan dengan aktivitas paragliding dan juga kunjungan atau bahkan menginap di Omah Kayu atau Taman Langit. Ketiganya berada di lokasi yang sama, Gunung Banyak. Disana, anak-anak pasti akan mendapat pengalaman baru yang tidak terlupakan.

Paralayang

Paralayang di Gunung Banyak menawarkan pemandangan indah. Anak-anak bisa belajar mengalahkan rasa takut, mengasah rasa percaya diri, dan mencintai alam. Bahkan para orangtua juga ditantang untuk menaklukan rasa takut. Tertarik? Datangi saja operator paralayang di Gunung Banyak.

Aktivitas outdoor itu kian banyak menarik minat wisatawan dan masyarakat umum yang ingin mencoba dan benar-benar ingin mendalami paralayang. Ridwan Asnan operator paralayang Gunung Banyak bertutur, pada dasarnya kegiatan yang telah dia rintis sejak awal 1995 itu membawa dua misi utama, yakni prestasi dan wisata. Untuk misi prestasi dimaksudkan menjar-ing calon-calon atlet paralayang. Sedangkan untuk wisata, dilakukan untuk bersenang-senang, merasakan sensasi terbang, dan mendapat pengalaman baru yang menyenangkan.

Amankah bermain paralayang? Aktivitas ‘terbang’ ini butuh pelatihan dan keahlian. Karena itu, untuk wisatawan dilakukan dengan cara tandem. Instruktur akan memberi arahan sederhana, memasangkan alat pengaman, dan kemudian wisatawan bisa terbang tandem bersama mereka.

Lalu, siapa saja dan usia berapa yang diperbolehkan ikut paralayang? Ridwan yang biasa di-panggil Iwan atau Agap itu, menjelaskan, tandem paralayang bisa dilakukan mulai dari anak usia tiga tahun hingga dewasa berusia 65 tahun. Syarat utamanya tidak memiliki penyakit jan-tung.Nah, silakan menikmati terbang tinggi di atas Kota Batu. Di tempat itu, setiap hari selalu dipenuhi wisatawan nusantara dan mancanegara yang ingin melakukan tandem.

Selain paralayang, Gunung Banyak memiliki Rumah Pohon (Omah Kayu) dan Taman Langit yang membuat suasana Gunung Banyak kian ramai wisatawan. Lokasi paralayang, Omah Kayu, dan Taman Langit saling berdekatan. Untuk dua objek terakhir, pengunjung yang datang dikenai tarif masuk Rp10.000/orang.

Omah Pohon

Omah Pohon atau dikenal juga dengan nama Rumah Pohon Gunung Banyak, sesungguhnya merupakan tempat menginap dalam bentuk rumah yang menempel di pohon. Ada beberapa unit yang bisa disewa. Suasananya jelas menyenangkan, dikelilingi pepohonan tinggi, dengan fasilitas hotel pada umumnya.  Omah Pohon menawarkan sensasi tidur di atas ketinggian ber-teman alam. Dari teras rumah pohon, bisa dilihat pemandangan indah Kota Batu.

Jika tak ingin menginap, jangan khawatir! Silakan menjelajah kawasan Omah Pohon bersama buah hati. Bersantai, menghirup udara segar, memberi edukasi ringan tentang alam, dan tentu berfoto ria dengan pemandangan alam yang oke.

Taman Langit

Sudah sampai di Gunung Banyak, jangan lupa ajak si kecil bermain ke Taman Langit yang sekarang sedang nge-hits, karena perpaduan pemandangan alam dan juga spot-spot foto yang cantik dan artistik.

Pengunjung bisa sekadar datang membayar tiket masuk Rp10.000/orang atau menginap di vila-vila dengan bangunan dan arsitektur unik. Tersedia penginapan untuk dua orang dan ada juga untuk satu keluarga.

Terlepas dari itu, Taman Langit menarik untuk dikunjungi. Anak-anak bisa bermain di taman, mengeksplor berbagai spot foto dan berfoto ria dengan tampilan artistik. Spot pertama sudah langsung bisa dilihat di pintu gerbang Taman Langit. Berbentuk unik, diapit dua manusia dari besi dan kayu berbentuk artistik, tengah memegang tulisan Taman Langit. Lokasinya yang berada ditanjakan membuat foto yang diambil dari bawah tampak unik, seolah menggapai langit. Di malam hari spot ini pun tetap cantik dhiasi lampu-lampu.

Selain pintu gerbang ada beberapa spot lain yang tak kalah unik. Mulai dari angsa raksasa hingga yang berukuran kecil, singa terbang, manusia bersayap, sarang burung, dan masih ban-yak lagi.

LATEST TOP NEWS